Queer GirL











{17 August 2011}   Apa Kabar Indonesia Ku???

Selamat ulang tahun Indonesiaku!
Selamat hari kemerdekaan!
Semoga Indonesia bebas dari Penjajahan selamanya!
Eh, Indonesia masi dijajah meski merdeka!
and bla..bla..bla…
Banyak sekali tulisan di berbagai social networking yang menjadikan kemerdekaan Indonesia yang ke 66 ini sebagai statusnya. Ada yang mengucapkan selamat, bahkan ada yang tetep memaki negeri Indonesia ini. Miris memang, orang-orang yang tinggal di negeri ini bahkan tidak mencintai negerinya sendiri.
Tapi tunggu dulu… di hari kemerdekaann ini orang-orang mendadak mencintai Indonesia. Apakah hanya setahun sekali nasionalisme itu muncul? mengapa ini bisa terjadi??
Banyak hal yang bisa membuat semua orang merasa jengah tinggal di Indonesia ini. Terlalu banyak yang harus diperbaiki di Indonesia. Diantaranya:
1. Korupsi, yap! benar sekali. korupsi merajalela dimana-mana. Coba lirik hati kita sebentar, apakah kita yang selama ini memaki-maki para koruptor ternyata juga seorang koruptor? ah.. aku ga pernah korupsi kok…. mungkin itu yang ada dalam pikiran kita. Tapi coba ingat-ingat, apa waktu kecil kita pernah bohong soal uang buku? ato iuran sekolah yang dilebihkan buat jajan? ato selama ini kita suka korupsi waktu? datang terlamat ato pulang lebih cepat? hehehe.. mari kita pikirkan apa kita semua bukan seorang koruptor.
2. Lalu Lintas. Salah satu hal yang sangat menyusahkan adalah ketika jalanan macet karena orang-orang yang menggunakan jalan tersebut. Mungkin jika jalanan macet karena lampu lalu lintas mati atau karena ada kecelakaan, orang bisa mengerti karena memang macet tersebut dikarenakan rusaknya fasilitas lalu lintas. Tapi bila macet terjadi karena setiap kendaraan ingin menjadi yang tercepat, apa kata dunia? motor sebagai kendaraan paling slim bebas nyelip kanan kiri sampai melewati batas jalan yang bukan jalurnya. Atau truk dan mobil sebesar gajah yang tidak mau ketinggalan sok ingin cepat, ketika lampu merah berubah jadi kuning malah maju dan walhasil menjadi benteng ditengah-tengah jalan sehingga semua mobil dari setiap sisi tidak bisa lewat. Atasan saya pernah berkata bahwa macet yang ada di Indonesia adalah macet tolol karena setiap orang tidak memikirkan orang lain. Benarkah seperti itu? angkot yang ngetem dimana-mana membuat pelebaran jalan sama sekali tidak berguna karena setiap jalan dilebarkan maka area ngetempun semakin lebar. Jadi, bagi yang tidak punya kendaraan hanya mengelus dada dan bersabar, seperti saya ini, haha.
Apakah cuma Lalu lintas dan korupsi saja? sebenarnya tidak, masih banyak hal yang perlu dievaluasi bagi negeri kita ini. Tapi meskipun negeri kita hancur oleh zaman dan penghuninya, seharusnya kita tetap mencintai dan menjaga negeri kita. Meskipun pemerintahan yang kurang peka terhadap rakyat, politik yang sudah miring kesana kemari, tapi marilah kita tengok ke dalam negeri kita. Masih ada sawah yang indah, masih ada orang-orang yang selalu tersenyum ketika kita melangkah. Akan ada selalu hal baik di dalam suatu keburukan. Akan ada selalu masa terang setelah kegelapan. Jangan tanya apa yang sudah Indonesia berikan padamu, tapi tanya apa yang sudah kamu berika pada Indonesia. bercita-citalah setinggi mungkin agar kita bisa berguna minimal untuk orang-orang disekitar kita.
Selalu jalin komunikasi yang baik dengan orang disekitar kita. Meskipun kita mempunyai teman yang jauh, sarana komunikasi sekarang sangatlah canggih dan murah, seperti axis yang menyediakan jasa internet unlimited, jadi kita tidak perlu keluar uang mahal untuk mendapatkan layanan yang begitu hebat.
terakhir, mari kita jaga Indonesia ini. Mulailah dari hal yang kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang.



{3 May 2011}   Tentang Damri

image

Apa itu DAMRI?
Damri merupakan singkatan dari ‘dorong aing min rek indit’. °º°=))Hªªhªªhªªhªª°°º .
Bukan… DAMRI itu kepanjangan dari :



{29 April 2011}   Great quote about girl

Ketika buka trit kaskus aku dapet quote yg bagus banget.
Tadinya mau post di fb tapi takut menyinggung seseorang jadinya post dimari aja hΐ²♧..<3<3hΐ²♧..hΐ²♧
“”wanita tidak pernah menuntut banyak..
kecuali pengertian. kadang wanita terlihat
banyak maunya, atau mungkin di mata pria,
wanita hanyalah makhluk yang menyusahkan,
tapi ketahuilah.. wanita masih tetap berdiri
tegar meski pria telah menghantamnya
dengan banyak rasa sakit yang mendera.
meski wanita terlihat tidak peduli, meski
wanita terlihat mengacuhkan, tapi percayalah
jauhdi lubuk hatinya, wanita punya sejuta doa
untuk pria”
That’s all

The last quote:
“Terimalah segala kekurangan pasanganmu dengan cintamu yang sempurna”



{30 December 2010}   My Love Story
Click to play this Smilebox scrapbook
Create your own scrapbook - Powered by Smilebox
A scrapbook by Smilebox


PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN UNPLUGGED UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN  KOMUNIKASI DALAM MATERI BILANGAN BINER

(Studi Kasus di SMUN 18 Bandung)

Disusun Oleh:

Wenny Widaningsih

060900

PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER

FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN UNPLUGGED UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN  KOMUNIKASI DALAM MATERI BILANGAN BINER

Studi Kasus di SMUN 18 Bandung

I.  PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan. Terkadang orang yang pendidikannya rendah memiliki tingkat kehidupan yang rendah juga jika tidak didukung oleh keluarga yang baik dan sejahtera. Dalam dunia pendidikan peran seorang guru sangatlah penting karena menjadi pengajar sekaligus pendidik bagi muridnya. Mengajar merupakan hal yang sangat rumit yang harus dilakukan oleh seorang guru. Sebelum melakukan proses pembelajaran seorang guru harus terlebih dahulu merencanakan proses pembelajaran tersebut seperti pembuatan program tahunan, pemetaan, RPP, silabus, dan lain-lain. Hal yang paling berpengaruh bagi seorang guru tentu saja pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran dimana di dalamnya kita juga harus memperhitungkan model pembelajaran ketika kita akan melakukan proses pembelajaran.

Teknologi informasi dan komunikasi merupakan mata pelajaran yang masih terhitung ‘baru’ dibandingkan dengan mata pelajaran matematika, kimia, fisika, biologi, dan lain-lain. Berbeda dengan mata pelajaran lain diatas, mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi masih kurang diminati dan cenderung tidak wajib dikuasai oleh siswa sehingga guru mempunyai sedikit kesulitan ketika memberikan materi pelajaran kepada siswa karena siswa cenderung malas dan bosan ketika menerima pelajaran. Salah satu hal untuk mengatasi kejenuhan di kelas adalah dengan menggunakan sarana dan prasarana yang memang seharusnya ada untuk mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi ini yaitu komputer. Namun terdapat kembali masalah ketika tidak semua sekolah mempunyai dana yang cukup untuk menyediakan komputer bagi semua siswa. Siswa tidak bisa melakukan eksplorasi secara pribadi dengan komputer tersebut karena tentu saja siswa harus berbagi dengan temannya yang tidak mendapat jatah komputer.

Keterbatasan fasilitas dan kejenuhan siswa merupakan hal yang sangat penting karena hal tersebut tentu saja dapat berakibat buruk pada hasil belajar siswa. Siswa cenderung malas karena guru yang menerangkan secara asal-asalan sama sekali tidak menarik perhatian siswa untuk terfokus pada guru tersebut malah siswa menjadi mengantuk dan kabur dari mata pelajaran tersebut. Fasilitas terbataspun tentu saja menjadi kendala bagi guru dan siswa dan bisa menghambat proses pembelajaran.

Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan model pembelajaran yang bisa membuat siswa fokus pada mata pelajaran dan membuat siswa merasa nyaman berada di dalam kelas hal tersebut memerlukan suatu model pembelajaran dimana seluruh siswa dilibatkan langsung dalam proses pembelajaran tersebut. Terdapat model pembelajaran yang baru yang disebut model pembelajaran ‘unplugged’ dimana siswa dapat mempelajari ilmu komputer dimana di Indonesia ilmu komputer ini terdapat dalam mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi yang mana model pembelajaran ‘unplugged’ ini proses pembelajarannya tapa menggunakan media komputer sama sekali. Oleh karena itu fasilitas komputer memang tidak terlalu diperlukan karena media yang digunakan bisa hanya dengan menggunakan karton dan alat tulis biasa saja. Di Indonesia belum pernah dilakukan penelitian mengenai model pembelajaran unplugged ini dan karena model pembelajaran ini berasal dari luar Indonesia maka perlu dilakukan adaptasi lebih lanjut agar materi pembelajaran yang ada disesuaikan dengan materi pembelajaran yang ada di Indonesia.

I.2. Perumusan Masalah

Dalam penelitian ini terdapat beberapa rumusan masalah yaitu :

  • Apakah terdapat pengaruh dalam penggunaan model pembelajaran unplugged terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional
  • Bagaimanakah respon siswa terhadap model pembelajaran unplugged ini.

I.4. Tujuan Penelitian

Terdapat beberapa tujuan dari penelitian ini, yaitu:

  • Untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan model pembelajaran unplugged terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional
  • Untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran unplugged.

I.5. Manfaat Penelitian

  • Bagi Mahasiswa, untuk dijadikan bahan pembelajaran dan latihan praktek bagi mahasiswa untuk profesi pendidik.
  • Bagi Guru
  1. Sebagai salah satu alternatif model pembelajaran
  2. Sebagai referensi bahan ajar untuk siswa
  • Bagi Siswa
  1. Meningkatkan kemampuan siswa untuk bekerja sama
  2. Merangsang keaktifan siswa
  3. Meningkatkan kepemimpinan siswa

II. TINJAUAN PUSTAKA

II.1. Bilangan Biner

Sistem bilangan merupakan dasar operasi dalam sistem komputer dan sistem komunikasi data dalam jaringan komputer. Sistem bilangan yang digunakan dalam sistem komputer salah satunya merupakan sistem bilangan biner. Di dalam komunikasi data dalam komputerpun menggunakan sistem bilangan biner.

Seperti yang disebutkan diatas sistem komputer tidak menggunakan bilangan desimal yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk melakukan komunikasi akan tetapi komputer menggunakan sistem bilangan biner dalam menggunakan komunikasi.

Biner berarti dua, sistem bilangan biner menggunakan angka 0 dan 1 sedang angka lain yang digunakan dalam bilangan desimal tidak digunakan dalam bilangan biner ini. Perbedaan mendasar dari metoda biner dan desimal adalah berkenaan dengan basis. Jika desimal berbasis 10  berpangkatkan 10x, maka untuk bilangan biner berbasiskan 2 menggunakan perpangkatan 2x. Sederhananya perhatikan contoh di bawah ini!

Untuk Desimal:

14(10) = (1 x 101) + (4 x 100)

= 10 + 4

= 14

Untuk Biner:

1110(2) = (1 x 23) + (1 x 22) + (1 x 21) + (0 x 20)

= 8 + 4 + 2 + 0

= 14

Bentuk umum dari bilangan biner dan bilangan desimal adalah :

Biner 1 1 1 1 1 1 1 1 11111111
Desimal 128 64 32 16 8 4 2 1 255
Pangkat 27 26 25 24 23 22 21 20 X1-7

II.2. Pengertian Hasil Belajar Siswa

Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Hasil belajar mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran. Proses penilaian terhadap hasil belajar dapat memberikan informasi kepada guru tentang kemajuan siswa dalam upaya mencapai tujuan-tujuan belajarnya melalui kegiatan belajar. Selanjutnya dari informasi tersebut guru dapat menyusun dan membina kegiatan-kegiatan siswa lebih lanjut, baik untuk keseluruhan kelas maupun individu.

Hasil belajar dibagi menjadi tiga macam hasil belajar yaitu :

1.  Keterampilan dan kebiasaan

2.  Pengetahuan dan pengertian

3.  Sikap dan cita-cita, yang masing-masing golongan dapat diisi dengan bahan yang ada pada kurikulum sekolah, (Nana Sudjana, 2004:22).

II.3. Model pembelajaran unplugged

Model pembelajaran unplugged adalah sebuah metode pembelajaran baru dalam mempelajari ilmu komputer atau di Indonesia lebih dikenal dengan mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi. Di dalam model pembelajaran unplugged ini kita dapat mempelajari ilmu komputer sendiri seperti dalam materi bilangan biner, algoritma dan kompresi data tanpa menggunakan komputer sama sekali namun kita mempelajari ilmu komputer tersebut dengan menggunakan media pembelajaran yang cukup unik dan sangat mudah didapat seperti melalui permainan dan teka-teki yang menggunakan kartu, tali, krayon dan lain-lain. Serangkaian aktivitas yang ada dibuat dan didesain dalam jangka waktu yang singkat dan mudah sehingga mudah diterapkan oleh guru di dalam kelas.

Model pembelajaran unplugged ini ditemukan oleh Tim Bell, Ian H Witten dan Mike Fellows. Dalam model pembelajaran unplugged ini siswa dituntut untuk lebih aktif karena siswa dilibatkan langsung dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran ini dirancang sedemikian rupa agar siswa terlibat dalam serangkaian aktivitas yang mempelajari ilmu komputer tanpa menggunakan komputer sama sekali. Model pembelajaran unplugged ini cocok untuk orang-orang dari segala usia, dari SD sampai universitas, dan dari berbagai negara dan latar belakang. Unplugged telah digunakan di seluruh dunia selama lebih dari lima belas tahun.

Kegiatan tersebut terutama ditujukan pada lima untuk dua belas tahun-kelompok usia tetapi tidak berarti terbatas pada rentang usia tersebut. Di luar negeri model pembelajaran unplugged ini telah digunakan untuk segala rentang usia dengan sedikit modifikasi yang berbeda. Model pembelajaran ini berasal bukan dari Indonesia melainkan dari luar oleh karena itu perlu penyesuaian lebih lanjut dengan materi pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi yang ada di Indonesia. Berikut ini sedikit pembahasan mengenai buku ajar unplugged yang di dalamnya terdapat aktivitas-aktivitas yang akan dilakukan oleh siswa melalui bimbingan para guru.

Terdapat tiga bab didalam buku ajar unplugged ini diantaranya:

  1. Data: the raw material—Representing information
  • Count the Dots—Binary Numbers
  • Colour by Numbers—Image Representation
  • You Can Say That Again! —Text Compression
  • Card Flip Magic—Error Detection & Correction
  • Twenty Guesses—Information Theory
  1. Putting Computers to Work—Algorithms
  • Battleships—Searching Algorithms
  • Lightest and Heaviest—Sorting Algorithms
  • Beat the Clock—Sorting Networks
  • The Muddy City—Minimal Spanning Trees
  • The Orange Game—Routing and Deadlock in Networks
  1. Telling Computers What To Do—Representing Procedures
  • Treasure Hunt—Finite-State Automata
  • Marching Orders—Programming Languages

Bahan ajar yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah tentang bilangan biner, berikut ini ringkasan aktifitas  yang ada dalam bahan ajar bilangan biner pada model pembelajaran unplugged :

1.  Pendahuluan

Untuk aktivitas ini anda akan membutuhkan satu set 5 buah kartu, seperti yang dapat kita lihat dibawah, dengan diberi titik-titik pada satu bagian dan biarkan kosong pada bagian yang lain. Pilih lima orang anak untuk memegang kartu demonstrasi di depan kelas. Kartu-kartu tersebut harus diletakkan secara berurutan sebagai berikut :

  1. Diskusi

Apa kamu memperhatikan angka pada titik-titik yang ada dalam kartu ? (setiap kartu jumlahnya dua kali lipat dari kartu yang ada di sebelah kanannya)

Berapa banyak titik yang akan kita punya jika kita menaruh sebuah kartu di sebelah kiri ?(32) selanjutnya ?

Kita dapat menggunakan kartu-kartu ini untuk membuat sejumlah angka dengan membalikkan beberapa kartu kebawah (sehingga titik-titiknya menjadi hilang) dan menjumlahkan titik-titik yang ada. Perintahkan kepada anak agar membuat titik-titik tersebut berjumlah 6 (buka kartu dengan 4 titik dan 2 titik ), kemudian buat agar titik-titik tersebut berjumlah 15 (buka kartu dengan titik 8, 4, 2, dan 1), selanjutnya buat titik-titik tersebut berjumlah 21(buka kartu dengan jumlah titik  16, 4, dan 1)…

Sekarang coba untuk menghitung mulai dari nol

Anak-anak lain yang ada di dalam kelas bertugas untuk menyimak dengan seksama bagaimana kartu-kartu tersebut berubah, apakah terdapat pola tertentu dalam perubahan kartu tersebut ketika kartu-kartu tersebut diputar? (setiap kartu berputar setengah kali banyaknya dari kartu yang ada di sebelah kanannya). Anda mungkin tertarik untuk mencoba hal ini pada kelompok yang lain selain kelompok yang ada di depan kelas.

Ketika kartu bilangan biner ini tertutup kartu tersebut memiliki nilai nol. Dan ketika kartu tersebut terlihat, kartu tersebut memiliki nilai 1. hal tersebut merupakan sistem bilangan biner.

Perintahkan siswa untuk membuat 01001 dengan kartu-kartu tersebut. Berapakan nilai bilangan biner tersebut dalam bilangan desimal? (9) berapakah bilangan biner dari 17? (10001)

Coba beberapa kali hingga mereka mengerti konsepnya.

Terdapat lima aktivitas tambahan yang bisa dilakukan agar siswa bisa memahami lebih baik. Para siswa harus mengerjakan tugas-tugas tersebut sebanyak mungkin yang mereka bisa.

  1. Lembar Kerja Siswa

Pengetahuan bagaimana cara menghitung

Anda berpikir bahwa anda tahu cara berhitung? Baiklah, inilah cara baru untuk berhitung!

Apakah kamu tahu kalau komputer hanya menggunakan angka nol dan satu? Segala hal yang kamu lihat atau dengar di dalam komputer —kata-kata, gambar, nomor, film dan bahkan suara disimpan dengan hanya menggunakan dua nomor tersebut! Aktivitas berikut ini akan mengajarkan kamu bagaimana mengirimkan pesan rahasia pada temanmu menggunakan metode yang sama persis seperti sebuah komputer.

Instruksi :

Potong kartu-kartu yang ada di kertas dan letakkan semuanya dengan kartu yang mempunyai 16 titik di sebelah kiri seperti yang terlihat di bawah ini :

Pastikan kartu-kartu tersebut di tempatkan sama persis seperti urutan di atas selanjutnya balikkan kartu-kartu tertentu hingga hanya 5 buah titik yang terlihat—tetap jaga agar kartu-kartumu sesuai dengan urutannya

Tambahan untuk siswa yang sudah ahli : cobalah untuk membuat angka 1, 2, 3, 4 sesuai urutan. Dapatkah kamu menyelesaikan sebuah metode yang logis dan dapat dipercaya dalam membolak-balikkan kartu dimana kita hanya menambahkan satu angka pada tiap kartu tersebut

Cari tahu bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan angka 3, 12, 19. apakah terdapat cara lain untuk membuat angka-angka dengan jumlah tertentu muncul? Apakah nomor terbesar yang bisa kamu buat? Dan apa yang terkecil? Apakah ada nomor yang tidak bisa kamu buat antara angka terbesar dan terkecil yang telah kamu temukan?

  1. Gambar media pembelajaran

II.4. Contoh Hasil Penelitian Mengenai Model pembelajaran unplugged

Seperti yang telah disebutkan bahwa belum terdapat penelitian tentang penggunaaan model pembelajaran unplugged di Indonesia namun di luar Indonesia beberapa penelitian mengenai model pembelajaran unplugged telah dilakukan berikut beberapa hasil penelitian mengenai unplugged :

  1. Penelitian Mengenai Disain Unplugged

Model pembelajaran unplugged merupakan model pembelajaran yang tergolong masih baru, dikarenakan model ini masih baru maka terdapat penelitian mengenai pengembangan model pembelajaran ini dimana para peneliti tersebut melakukan penelitian mengenai disain dari pembelajaran unplugged tersebut. Berikut merupakan daftar peneliti yang terlibat dalam penelitian ini :

  • Tomohiro Nishida dari Universitas Gakuin Osaka
  • Mitaro Namiki dari Unversitas Agrikultur Tokyo
  • Susumu Kanemune dari Universitas Hitotsubashi Jepang
  • Tim Bell dari Universitas Canterbury
  • Yukio Idosaka dari SLTP Linan Jepang
  • Yasushi Kuno dari Universitas Tsukuba Jepang

Hasil penelitian dari paper tersebut adalah menganalisa alat-alat yang di perlukan pada ilmu komputer unplugged sehingga siswa dapat memahami prinsip-prinsip mengenai ilmu komputer tanpa menggunakan komputer sama sekali. Dari analisa yang didapat mereka mengemukakan disain dari pembelajaran unplugged yang akan menjadi panduan untuk pengembangan bahan ajar guru dan juga sebuah metodologi untuk mengidentifikasi komponen-komponen yang mungkin digunakan untuk membangun sebuah aktivitas kinestetik siswa. Penggunaan dari demonstrasi dan game memungkinkan siswa untuk belajar dan mengerti konsep-konsep dari yang telah diajarkan dengan cara yang menghibur atau menyenangkan yang mana siswa mendapat motivasi lebih untuk mengikuti proses pembelajaran.

  1. Penelitian Mengenai Respon masyarakat Terhadap Unplugged

Penelitian ini berjudul ‘A low-cost high-impact Computer Science show for family audiences’ atau bisa disimpulkan bahwa penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pendapat masyarakat mengenai pembelajaran tanpa komputer yang dikenal dengan ‘unplugged’ dimana sebelumnya tentu saja dilakukan demonstrasi pembelajaran menggunakan unplugged. Setelah dilakukan demonstrasi tersebut terdapat perubahan yang signifikan pada penonton yang ada dan rata-rata menunjukkan ekspresi keterkejutan karena ternyata pertunjukkan yang ada tentang pembelajaran ilmu komputer dimana tanpa menggunakan komputer sama sekali. Berikut grafik hasil penelitian yang ada :

Figure 4: Respondents’ change in interest in Computer Science after seeing the show (M = male, F = female)

Figure 5: Respondents’ level of surprise at the topics covered by Computer Science (M = male, F = female)

III. Metodologi Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi, yaitu suatu bentuk eksperimen yang ciri utama validasinya tidak dilakukannya penugasan random, melainkan menggunakan kelompok yang sudah ada yang dalam hal ini adalah kelas biasa. Sebagaimana dikemukakan oleh Mohammad Ali (1993:140):

Eksperimen kuasi hampir sama dengan eksperimen sebenarnya perbedaannya terletak pada penggunaan subjek yaitu kuasi ekperimen  tidak dilakukan penugasan random, melainkan dengan menggunakan kelompok yang sudah ada (intact group).

Alasan tidak dilakukannya penugasan random ini disebabkan peneliti tidak mungkin mengubah kelas yang telah ada sebelumnya, sehingga peneliti dapat menentukan subjek penelitian yang mana saja yang masuk ke dalam kelompok-kelompok eksperimen. Kelompok-kelompok yang berada dalam satu kelas biasanya sudah seimbang sehingga jika peneliti membuat kelompok kelas yang baru maka dikhawatirkan akan hilangnya suasana alamiah suatu kelas tersebut. Untuk menghindari hilangnya suasana alamiah kelas tersebut maka peneliti menggunakan metode eksperimen kuasi dengan mempergunakan kelas yang sudah ada di dalam populasi tersebut.

  • Populasi dan Sampel

Pengertian dari populasi adalah keseluruhan dari subyek penelitian, sedangkan sample adalah sebagian atau wakil populasi yang akan diteliti. Populasi yang diambil adalah populasi siswa SMA Negeri 18 Bandung. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Cluster Random Sampling, yaitu sampel yang terdiri dari kelompok anggota yang terhimpun pada gugus ( Cluster ) yang diambil secara acak dimana diambil sample secara acak dari kelas yang ada yaitu 2 kelas dengan tingkat yang sama dimana satu kelas dijadikan kelas control dan kelas eksperimen.

  • Variabel Penelitian

Variabel adalah obyek penelitian atau apa yang menjadi perhatian dalam suatu penelitian (Arikunto, 2002 : 104). Variabel- variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

  • Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau variabel penyebab (Arikunto, 2002 : 97). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran unplugged.
  • Variabel terikat adalah variabel akibat atau variabel yang dipengaruhi (Arikunto, 2002 : 97). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Hasil belajar siswa.
  • Metode Pengumpulan Data

Menurut Arikunto (2002 : 207), metode pengumpulan data adalah mengamati variabel yang diteliti dengan menggunakan metode tertentu. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini diantaranya adalah :

  • Tes

Metode tes adalah alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan (Arikunto). Metode tes dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan data hasil belajar atau prestasi belajar siswa

  • Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah metode mencari data mengenai hal-hal atau variable berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, dan sebagainya (Arikunto). Dokumentasi yang digunakan adalah dokumentasi hasil belajar siswa sebelum diadakan penelitian ini agar diketahui keadaan awal siswa.

  • Observasi

Metode observasi dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan data peningkatan daya ingat siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.

  • Kuisioner

Kontak langsung dengan para subyek yang diperlukan dalam wawancara memakan banyak waktu serta mahal biayanya. Banayk informasi yang sama dapat dikumpulkan dengan perantaraan daftar pertanyaan tertulis yang diberikan kepada para subyek. Dibandingkan dengan wawancara, daftar pertanyaan atau kuisioner tertulis ini lebih efisien dan praktis, serta memungkinkan digunakannya sampel yang lebih besar.

IV. Teknik Analisa Data

  1. a. Uji Hipotesis

Uji hipotesis adalah suatu proses untuk menentukan apakah dugaan tentang nilai parameter/karakteristik populasi didukung kuat oleh data sampel atau tidak.

H0 = tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran unplugged dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional

H1 = terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran unplugged dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional

  1. b. Validitas item

Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Suatu soal dikatakan valid jika soal tersebut mampu mengukur apa yang diinginkan. Validitas butir soal diperoleh dengan menggunakan rumus korelasi point biseral sebagai berikut :

Keterangan :

rpbis : Koefisien korelasi point biseral

Mp : Rata- rata skor total yang menjawab benar pada butir soal

Mt : Rata- rata skor total

St : Standar deviasi skor total

p : Proporsi siswa yang menjawab benar pada setiap butir soal

q : Proporsi siswa yang menjawab salah pada setiap butir soal

  1. c. Uji Reabilitas

Reliabilitas menunjukkan pada satu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik, reliabilitas dapat diperoleh dengan menggunakan rumus K-R 21 sebagai berikut :

Dengan :

Keterangan :

r11 : Reliabilitas Instrumen

k : Banyaknya butir soal

M : Rata- rata skor total

Vt : Varians total

Y : Skor total

n : Jumlah siswa

Kriteria :

Jika r11 > rtabel, maka instrumen tersebut dikatakan reliabel. (Arikunto, 2002 : 164).

  1. d. Tingkat Kesukaran

Ditinjau dari segi kesukaran, soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit. Soal yang terlalu mudah tidak merangsang siswa untuk mempertinggi usaha penyelesaiannya. Soal yang terlalu sulit akan menyebabkan siswa menjadi putus asa dan tidak mempunyai semangat untuk mencobanya lagi karena di luar jangkauan kemampuannya (Arikunto, 2002 : 207). Bilangan yang menunjukkan sukar atau mudahnya suatu soal disebut dengan indeks kesukaran yang diberi lambang IK. Harga indeks kesukaran dapat diperoleh dengan menggunakan rumus berikut :

Keterangan :

IK : Indeks/ tingkat kesukaran soal

JBA : Jumlah benar pada butir soal pada kelompok atas.

JBB : Jumlah benar pada butir soal pada kelompok bawah.

JSA : Banyaknya siswa pada kelompok atas

JSB : Banyaknya siswa pada kelompok bawah

Kriteria

IK = 0,00 Soal terlalu sukar

0,00 < IK ≤ 0,30 Soal sukar

0,30 < IK ≤ 0,70 Soal sedang

0,70 < IK <1,00 Soal mudah

IK = 1,00 Soal terlalu mudah

  1. e. Daya Pembeda

Daya pembeda adalah kemampuan soal untuk membedakan antara siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkempuan rendah. Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda disebut dengan indeks diskriminasi atau biasa disingkat dengan DP. Rumus untuk menentukan indeks pembeda adalah sebagai berikut :

DP : Daya Pembeda

JBA : Jumlah benar pada butir soal pada kelompok atas

JBB : Jumlah benar pada butir soal pada kelompok bawah

JSA : Banyaknya Siswa kelompok atas

Kriteria

DP ≤ 0,00 Sangat jelek

0,00 < DP ≤ 0,20 Jelek

0,20 < DP ≤ 0,40 Cukup

0,40 < DP ≤ 0,70 Baik

0,70 < DP ≤ 1,00 Sangat baik

VI. Daftar Pustaka

Purnamawati, Sri. 2009. Peningkatan Kualitan Pembelajaran Dengan Metode Teams Games Tournament (TGT) dan Media Komik Pada Siswa Kelas XI Teknik Mesin Otomotif I SMS Negeri Trucuk Tahun Ajaran 2008/2009

Wiratmoyo, Wahyu. 2005. Pengaruh Keaktifan Siswa Pada Metode Pembelajaran Kuantum Terhadap Prestasi Belajar Kimia Dasar I Kelas X Pokok Bahasan Kimia Koloid di SMK Kimia Industri Theresiana Semarang Tahun Ajaran 2004/2005,

Sutanta, Edi.2005. Komunikasi Data dan Jaringan Komputer.

Furchan, Arief. 2004. Pengantar Peneltian Dalam Pendidikan.

Tim B, Ian H, Mike F. Computer Science Unplugged



PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN  KOMUNIKASI STUDI KASUS DI SMUN 18 BANDUNG

Diajukan untuk memenuhi

Disusun Oleh:

Wenny Widaningsih

060900

PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER

FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

ABSTRAK

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN  KOMUNIKASI STUDI KASUS DI SMUN 18 BANDUNG

Wenny Widaningsih

060900

Proses pembelajaran merupakan hal yang sangat penting bagi siswa dalam meningkatkan hasil belajar. Terkadang siswa merasa jenuh dalam pembelajaran karena mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi merupakan mata pelajaran yang tergolong masih baru  dan belum sepenuhnya diterima dan disukai oleh siswa. Oleh karena itu guru mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi harus mempunyai ide untuk mengelola kelas agar kelas dalam keadaan hidup dan menyenangkan serta membuat siswa lebih mudah mencerna materi pelajaran yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi dibandingkan dengan menggunaka model pembelajaran kovensional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dimana menggunakan 2 kelompok yang mana kelompok pertama merupakan kelompok eksperimen dan kelompok kedua merupakan kelompok control. Terdapat 2 variabel yaitu hasil belajar sebagai variabel terikat dan model pembelajaran kooperatif tipe tgt sebagai variabel terikat. Terdapat 2 hipotesis awal yaitu h0= tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tgt dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan h1= terdapat perbedaan pada hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tgt dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional.

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN  KOMUNIKASI STUDI KASUS DI SMUN 18 BANDUNG

I.  PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan. Terkadang orang yang pendidikannya rendah memiliki tingkat kehidupan yang rendah juga jika tidak didukung oleh keluarga yang baik dan sejahtera. Dalam dunia pendidikan peran seorang guru sangatlah penting karena menjadi pengajar sekaligus pendidik bagi muridnya. Mengajar merupakan hal yang sangat rumit yang harus dilakukan oleh seorang guru. Sebelum melakukan proses pembelajaran seorang guru harus terlebih dahulu merencanakan proses pembelajaran tersebut seperti pembuatan program tahunan, pemetaan, RPP, silabus, dan lain-lain. Hal yang paling berpengaruh bagi seorang guru tentu saja pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran dimana di dalamnya kita juga harus memperhitungkan model pembelajaran ketika kita akan melakukan proses pembelajaran.

Teknologi informasi dan komunikasi merupakan mata pelajaran yang masih terhitung ‘baru’ dibandingkan dengan mata pelajaran matematika, kimia, fisika, biologi, dan lain-lain. Berbeda dengan mata pelajaran lain diatas, mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi masih kurang diminati dan cenderung tidak wajib dikuasai oleh siswa sehingga guru mempunyai sedikit kesulitan ketika memberikan materi pelajaran kepada siswa karena siswa cenderung malas dan bosan ketika menerima pelajaran. Salah satu hal untuk mengatasi kejenuhan di kelas adalah dengan menggunakan sarana dan prasarana yang memang seharusnya ada untuk mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi ini yaitu komputer. Namun terdapat kembali masalah ketika tidak semua sekolah mempunyai dana yang cukup untuk menyediakan komputer bagi semua siswa. Siswa tidak bisa melakukan eksplorasi secara pribadi dengan komputer tersebut karena tentu saja siswa harus berbagi dengan temannya yang tidak mendapat jatah komputer.

Keterbatasan fasilitas dan kejenuhan siswa merupakan hal yang sangat penting karena hal tersebut tentu saja dapat berakibat buruk pada hasil belajar siswa. Siswa cenderung malas karena guru yang menerangkan secara asal-asalan sama sekali tidak menarik perhatian siswa untuk terfokus pada guru tersebut malah siswa menjadi mengantuk dan kabur dari mata pelajaran tersebut. Fasilitas terbataspun tentu saja menjadi kendala bagi guru dan siswa dan bisa menghambat proses pembelajaran.

Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan model pembelajaran yang bisa membuat siswa fokus pada mata pelajaran dan membuat siswa merasa nyaman berada di dalam kelas. Salah satu model pembelajaran yang menarik dan akan diteliti oleh penulis model pembelajaran kooperatif tipe tgt atau teams games tournaments. Model pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran yang mengelompokkan siswa ke dalam 5-6 orang dimana dalam kelompok tersebut siswa cenderung diajak untuk bekerja sama dan benar-benar berpartisispasi dalam proses pembelajaran dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.

I.2. Perumusan Masalah

Dalam penelitian ini penulis terdapat beberapa rumusan masalah yaitu :

  1. apakah terdapat pengaruh dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe tgt (teams games tournaments) terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional
  2. bagaimanakah respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe tgt (teams games tournament) ini.

I.4. Tujuan Penelitian

Terdapat beberapa tujuan yang ingin diketahui dari penelitian ini, yaitu:

  1. Untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe tgt (teams games tournaments) terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional
  2. Untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran tipe tgt (teams games tournaments).

I.5. Manfaat Penelitian

  • Bagi Mahasiswa, untuk dijadikan bahan pembelajaran dan latihan praktek bagi mahasiswa untuk profesi pendidik.
  • Bagi Guru
  1. Sebagai salah satu alternatif model pembelajaran
  2. Sebagai referensi bahan ajar untuk siswa
  • Bagi Siswa
  1. Meningkatkan kemampuan siswa untuk bekerja sama
  2. Merangsang keaktifan siswa
  3. Meningkatkan kepemimpinan siswa

II. TINJAUAN PUSTAKA

II.1. Model pembelajaran kooperatif tipe TGT (teams games tournaments)

Model pembelajaran kooperatif tipe TGT (teams games tournaments) adalah salah satu tipe model pembelajara yang membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan 4-5 siswa yang memiliki kemampuan, jenis kelamin dan suku yang berbeda. Berikut merupakan ciri-ciri pembelajaran kooperatif tipe TGT :

1.Penyajian kelas

Pada awal pembelajaran guru menyampaikan materi dalam penyajian kelas, biasanya dilakukan dengan pengajaran langsung atau dengan ceramah, diskusi yang dipimpin guru. Pada saat penyajian kelas ini siswa harus benar-benar memperhatikan dan memahami materi yang disampaikan guru, karena akan membantu siswa bekerja lebih baik pada saat kerja kelompok dan pada saat game karena skor game akan menentukan skor kelompok.

2.Kelompok (team)

Kelompok biasanya terdiri dari 4 sampai 5 orang siswa yang anggotanya heterogen dilihat dari prestasi akademik, jenis kelamin dan ras. Fungsi kelompok adalah untuk lebih mendalami materi bersama teman kelompoknya dan lebih khusus untuk mempersiapkan anggota kelompok agar bekerja dengan baik dan optimal pada saat game.

3.Game

Game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk menguji pengetahuan yang didapat siswa dari penyajian kelas dan belajar kelompok. Kebanyakan game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan sederhana bernomor. Siswa memilih kartu bernomor dan mencoba menjawab pertanyaan yang sesuai dengan nomor itu. Siswa yang menjawab benar pertanyaan itu akan mendapat skor. Skor ini yang nantinya dikumpulkan siswa untuk turnamen mingguan.

4.Turnamen

Biasanya turnamen dilakukan pada akhir minggu atau pada setiap unit setelah guru melakukan presentasi kelas dan kelompok sudah mengerjakan lembar kerja. Turnamen pertama guru membagi siswa ke dalam beberapa meja turnamen. Tiga siswa tertinggi prestasinya dikelompokkan pada meja I, tiga siswa selanjutnya pada meja II dan seterusnya.

5.Team recognize (penghargaan kelompok)

Guru kemudian mengumumkan kelompok yang menang, masing-masing team akan mendapat sertifikat atau hadiah apabila rata-rata skor memenuhi kriteria yang ditentukan. Team mendapat julukan “Super Team” jika rata-rata skor 45 atau lebih, “Great Team” apabila rata-rata mencapai 40-45 dan “Good Team” apabila rata-ratanya 30-40

II.2. Pengertian Hasil Belajar Siswa

Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Hasil belajar mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran. Proses penilaian terhadap hasil belajar dapat memberikan informasi kepada guru tentang kemajuan siswa dalam upaya mencapai tujuan-tujuan belajarnya melalui kegiatan belajar. Selanjutnya dari informasi tersebut guru dapat menyusun dan membina kegiatan-kegiatan siswa lebih lanjut, baik untuk keseluruhan kelas maupun individu.

Hasil belajar dibagi menjadi tiga macam hasil belajar yaitu : (a). Keterampilan dan kebiasaan; (b). Pengetahuan dan pengertian; (c). Sikap dan cita-cita, yang masing-masing golongan dapat diisi dengan bahan yang ada pada kurikulum sekolah, (Nana Sudjana, 2004:22).

III. Metodologi Penelitian

  • Populasi dan Sampel

Pengertian dari populasi adalah keseluruhan dari subyek penelitian, sedangkan sample adalah sebagian atau wakil populasi yang akan diteliti.

Populasi yang diambil adalah populasi siswa SMA Negeri 18 Bandung. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Cluster Random Sampling, yaitu sampel yang terdiri dari kelompok anggota yang terhimpun pada gugus ( Cluster ) yang diambil secara acak dimana diambil sample secara acak dari kelas yang ada yaitu 2 kelas dengan tingkat yang sama dimana satu kelas dijadikan kelas control dan kelas eksperimen.

  • Variabel Penelitian

Variabel adalah obyek penelitian atau apa yang menjadi perhatian dalam suatu penelitian (Arikunto, 2002 : 104). Variabel- variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau variabel penyebab (Arikunto, 2002 : 97). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe tgt (teams games tournament).
  2. Variabel terikat adalah variabel akibat atau variabel yang dipengaruhi (Arikunto, 2002 : 97). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Hasil belajar siswa.
  • Analisis Instrumen
  • Metode Pengumpulan Data

Menurut Arikunto (2002 : 207), metode pengumpulan data adalah mengamati variabel yang diteliti dengan menggunakan metode tertentu. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini diantaranya adalah :

  1. Tes

Metode tes adalah alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan (Arikunto). Metode tes dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan data hasil belajar atau prestasi belajar siswa

  1. Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah metode mencari data mengenai hal-hal atau variable berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, dan sebagainya (Arikunto). Dokumentasi yang digunakan adalah dokumentasi hasil belajar siswa sebelum diadakan penelitian ini agar diketahui keadaan awal siswa.

  1. Observasi

Metode observasi dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan data peningkatan daya ingat siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.

  1. Kuisioner

Kontak langsung dengan para subyek yang diperlukan dalam wawancara memakan banyak waktu serta mahal biayanya. Banayk informasi yang sama dapat dikumpulkan dengan perantaraan daftar pertanyaan tertulis yang diberikan kepada para subyek. Dibandingkan dengan wawancara, daftar pertanyaan atau kuisioner tertulis ini lebih efisien dan praktis, serta memungkinkan digunakannya sampel yang lebih besar.

IV. Teknik Analisa Data

  1. a. Uji Hipotesis

Uji hipotesis adalah suatu proses untuk menentukan apakah dugaan tentang nilai parameter/karakteristik populasi didukung kuat oleh data sampel atau tidak.

H0 = tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tgt dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional

H1 = terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tgt dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional

  1. b. Validitas item

Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Suatu soal dikatakan valid jika soal tersebut mampu mengukur apa yang diinginkan. Validitas butir soal diperoleh dengan menggunakan rumus korelasi point biseral sebagai berikut :

Keterangan :

rpbis : Koefisien korelasi point biseral

Mp : Rata- rata skor total yang menjawab benar pada butir soal

Mt : Rata- rata skor total

St : Standar deviasi skor total

p : Proporsi siswa yang menjawab benar pada setiap butir soal

q : Proporsi siswa yang menjawab salah pada setiap butir soal

  1. c. Uji Reabilitas

Reliabilitas menunjukkan pada satu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik, reliabilitas dapat diperoleh dengan menggunakan rumus K-R 21 sebagai berikut :

Dengan :

Keterangan :

r11 : Reliabilitas Instrumen

k : Banyaknya butir soal

M : Rata- rata skor total

Vt : Varians total

Y : Skor total

n : Jumlah siswa

Kriteria :

Jika r11 > rtabel, maka instrumen tersebut dikatakan reliabel. (Arikunto, 2002 : 164).

  1. d. Tingkat Kesukaran

Ditinjau dari segi kesukaran, soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit. Soal yang terlalu mudah tidak merangsang siswa untuk mempertinggi usaha penyelesaiannya. Soal yang terlalu sulit akan menyebabkan siswa menjadi putus asa dan tidak mempunyai semangat untuk mencobanya lagi karena di luar jangkauan kemampuannya (Arikunto, 2002 : 207). Bilangan yang menunjukkan sukar atau mudahnya suatu soal disebut dengan indeks kesukaran yang diberi lambang IK. Harga indeks kesukaran dapat diperoleh dengan menggunakan rumus berikut :

Keterangan :

IK : Indeks/ tingkat kesukaran soal

JBA : Jumlah benar pada butir soal pada kelompok atas.

JBB : Jumlah benar pada butir soal pada kelompok bawah.

JSA : Banyaknya siswa pada kelompok atas

JSB : Banyaknya siswa pada kelompok bawah

Kriteria

IK = 0,00 Soal terlalu sukar

0,00 < IK ≤ 0,30 Soal sukar

0,30 < IK ≤ 0,70 Soal sedang

0,70 < IK <1,00 Soal mudah

IK = 1,00 Soal terlalu mudah

  1. e. Daya Pembeda

Daya pembeda adalah kemampuan soal untuk membedakan antara siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkempuan rendah. Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda disebut dengan indeks diskriminasi atau biasa disingkat dengan DP. Rumus untuk menentukan indeks pembeda adalah sebagai berikut :

DP : Daya Pembeda

JBA : Jumlah benar pada butir soal pada kelompok atas

JBB : Jumlah benar pada butir soal pada kelompok bawah

JSA : Banyaknya Siswa kelompok atas

Kriteria

DP ≤ 0,00 Sangat jelek

0,00 < DP ≤ 0,20 Jelek

0,20 < DP ≤ 0,40 Cukup

0,40 < DP ≤ 0,70 Baik

0,70 < DP ≤ 1,00 Sangat baik

  1. f. dsfsd

VI. Daftar Pustaka

Purnamawati, Sri. 2009. Peningkatan Kualitan Pembelajaran Dengan Metode Teams Games Tournament (TGT) dan Media Komik Pada Siswa Kelas XI Teknik Mesin Otomotif I SMS Negeri Trucuk Tahun Ajaran 2008/2009

Wiratmoyo, Wahyu. 2005. Pengaruh Keaktifan Siswa Pada Metode Pembelajaran Kuantum Terhadap Prestasi Belajar Kimia Dasar I Kelas X Pokok Bahasan Kimia Koloid di SMK Kimia Industri Theresiana Semarang Tahun Ajaran 2004/2005,



{2 May 2010}   hatiku yang rapuh

sekarang kemarin dan hari-hari yang lalu saya selalu menanti kehadiran anda. anda adalah satu sosok yang teramat sangat berarti dan saking berartinya ketakutan akan kehilangan anda adalah sesuatu yang menyesatkan hidup saya. seharusnya saya belajar tentang ikhlas. ikhlas karena memberi semua.

tapi kadang keikhlasan itu tak kunjung datang karena yang saya beri lebih dari segalanya.hal yang penting yang dinamakan cinta dimana sesungguhnya sesorang haruslah tahu bahwa cinta itu sangat sulit untuk kita berikan pada sesorang.

mungkin kita sering jatuh hati. tapi seringkah kita menerima segala yang dilakukan oleh orang yang kita cintai?? keburukan dan kelebihannya?? bisakah kita bertahan??

dan ya..

karena cinta saya itu. saya bertahan sampai detik ini. sampai detik ini sehingga semua pekerjaan terbengkalai. sehingga segalanya terabaikan. segalanya hanya karena dia yang saya cintai.

tapi seharusnya saya tidak begitu. bisa hidup dengan normal mencintai dengan normal. tapi tidak dengan saya. sudah terlanjur memberikan harapan pada seseorang. terlanjur memberikan kepercayaan.

penyesalan??

apakah itu yang ada?? entahlah… saya menyesal tapi masih berharap. dan itu menyakitkan.. harapan yang membumbung tinggi sedikit demi sedikit mulai terhapus. bukan karena saya tidak bisa menerima dia yang begitu dan begini. tapi pasti ada alasan seseorang menjadi begitu dan begini.

tapi apakah begitu sulit melakukan sesuatu untuk oran yang kita cintai??

ah… itulah salahnya. seseorang memberitahu saya. jika tidak mau sakit hati, lakukan karena allah, bukan untuk makhluk Nya. yang senantiasa buta melihat apa yang telah kita lakukan.

akan sangat sulit bagi saya karena saya memberikan seluruh cinta saya padanya sebelumnya.. tapi jika saya mau pasti saya bisa. saya harus menciptakan untuk kebahagiaan saya sendiri.

untuk semua sahabat  dan kawan

beri saya semangat untuk menjalani hidup saya yang baru ini.



{19 February 2010}   Cinta Saya

saya sakit hati…

jika saya berkata bahwa saya orang baik maka saya jawab saya bukan orang baik.

jika saya berkata bahwa saya orang jahat maka saya jawab saya bukan orang jahat juga.

terkadang orang ingin menjadi orang baik namun menjadi baik selalu ditindas dan direndahkan. terkadang ingin menjadi pribadi yang anggun namun yang ada hanya kegelisahan yang menaungi hidup saya.

saat ini perasaan hati saya bagai ditusuk pisau yang bahkan membelah sukma saya menjadi dua.

saya yakin hanya sebuah maaf bisa membuat saya menjadi lebih baik. tapi sebenarnya apa hanya maaf yang saya inginkan?

dari sekian kata dan polah tingkah yang selalu diulang dan dibiasakan oleh mereka… saya tak tau apa saya bisa menerima kekacauan dunia ini. saya benci diperlakukan seperti ini.

badan saya gemetar.. tangis saya membuncah. namun tak pernah sedikitpun mereka tau yang saya rasakan.

seenaknya mempermainkan perasaan saya terhadap orang yang saya cintai bukanlah perasaan yang bisa dipikul anak  remaja.

CINTA SAYA TIDAK MAIN-MAIN

jadi maaf

CINTA SAYA BUKAN MAINAN

CINTA SAYA LEBIH DARI SEKEDAR CINTA BUTA YANG MELEPASKAN KESENANGAN DUNIAWI

mungkin bagi anda cinta saya terlihat semu karena belum disahkan oleh ikatan SUCI yang tentu saja sangat saya dambakan.

namun anda yang merasa tidak menyakiti saya..

ANDA HARUS TAU BAHWA CINTA SAYA MEMATIKAN

lebih dari segelas racun serangga yang diminum ataupun bunuh diri menggunakan pisau.

cinta saya CANDU kehidupan

cinta saya bisa juga MENYESATKAN.

maaf..

saya cuma mengutarakan isi hati.

….

part of my life..

probably never read this :( (



{3 December 2009}   Dia

Semenjak Ada Dirimu

Dunia Terasa Indahnya

Semenjak Kau ada Disini

Kumampu Melupakannya

Sudah hampir lebih dari 3 tahun aku kuliah di universitas ini dan mengenal begitu banyak manusia yang kemudian menjadi temanku, sahabatku, musuhku, dan sebagainya. Entah mesti dimulai dari mana cerita ini dimulai..

well.. let’s get it on!!

sedikit cerita pendek dari saya., semoga bisa menghibur, tentang cerita cinta dan kesetiaan, sedikit pengalaman pribadi dan dibumbui romantisme cinta ga kesampaian ^^

let’s begin the story..

september 2009

aku dan pacarku bukan berasal dari kalangan kaya raya makmur sentosa. aku punya cita-cita kepengen beli modem hsdpa, kalo bisa sih handphone gaya (hpku memang sangat tidak gaya alias standar). Kalo kata pacarku, kebaikanku palsu, suatu hari aku pernah beli laptop dengan harga yang minim ato pas-pasan dikantong, yang penting sesuai kebutuhan (itulah prinsipku). Jadilah aku beli laptop dengan harga ‘terjangkau’ namun memenuhi kebutuhanku tetapi ternyata lemot :( . awalnya kusabar-sabarkan diriku untuk tersenyum karena penantian 3 tahun buat dapat komputer sendiri akhirnya kesampaian. tetapi.. secara tiba-tiba bulan depannya.. dolar amerika yang konon menguasai jagad raya itu turun drastis. alhasil harga-harga laptop turun dan laptopku???? harganya melonjak turun membuatku menangis berdarah dan menyesal setengah mati membeli laptop impian ini.. tapi nasi sudah menjadi bubur, aku hanya bisa merintih di malam hari melihat satu-persatu sahabatku membeli laptop yang lebih mutakhir dari punyaku..   :( .

akhirnya.. tak mau menyesal di kemudian hari maka aku beli modem dengan harga yang lumayan buat ku hingga menguras dompet dan uang hasil dagangku (begini2 juga calon wirausaha bung :D , padahal ini juga beli modemnya udunan (patungan) sama pacarku. hehe

Modem Baru, Dunia Baru ( kok kesannya kaya new world oder gitu halah halah…)

dulu sebelum punya modem, update status selalu nyolong2 pulsa mama dan pake hape mama yang esia, coz hapeku ga bisa pake online2 ato internetan dan pasti setelah update status fb berakhir dengan semprotan dan pelototan karena pulsa mamaku hanya tersisa Rp. 5000 setelah dipake fb an olehku :D .

tapi sekarang berbeda.

AKU PUNYA MODEM :)

update status?

tiap hari dong.

Chatting?

tiap hari dong

Isi pulsa kartu M2?

Kalo punya uang doang alias 3 bulan sekali yang penting kaga hangus.. wkkwkwkw

masa-masa ketika kartu m2 ku tak diisi alias kosong adalah masa-masa yang hampa. Tiap malam yang biasanya dipakai comment2 fb ato chatting ama teman sekarang (setelah kuota m2 habis masa aktif) , ablaha ableho bin melongo melototin layar laptop yang ga bisa online (wong dipake nonton replay dota saja bluescreen :( ).

modem ini benar-benar membawaku ke dunia baru yang sebelumnya tidak pernah aku kunjungi.  teman-teman kuliah yang sebelumnya jarang aku sapa di kampus sekarang menjadi teman baikku, teman curhatku dan teman sebelum tidurku. modem ini pun membawaku pada hobby baru yang bisa menepikan rasa kesepianku, chatting.

yup..

kudapat teman baru dari chatting ini. tidak hanya perempuan namun laki-lakipun ada. masalah mulai muncul ketika aku sering chatting dengan teman laki-laki. ada seseorang yang mengatakan padaku bahwa resiko dari kedekatan adalah perasaan. mungkin itulah yang kurasakan saat itu. hampir tiap hari aku chatting dengan teman-teman dunia mayaku. sekali saja aku tidak online, maka mereka akan berkata “kemana ceu? kok ga OL?”. dan notifikasi facebookpun langsung kebanjiran ( duh serasa tenar neh… wkkwkw).

mungkin sebuah perasaan kecil dari akibat terlalu mengenal seseorang itu tidak salah. mengagumi seseorang karena sifat dan kegigihannya menurutku bukan suatu kesalahan. meskipun ternyata ada sebuah perasaan yang lebih di dalamnya yang harus segera disingkirkan agar tidak menimbulkan perang dunia ke 3.. ( ga nyambung emang :( ).

perasaan cintaku pada dunia maya ini membawaku pada suatu sifat yang buruk. melupakan pacarku. kadang karena terlalu asik chatting dan coment-commentan dengan teman-teman maya maka aku akan dengan mudah kehilangan rasa sepi yang selalu melanda ( eaaaaaaaaaaaaaa). pacarku itu memang orang yang cuek. kadang sangat cuek hingga membuatku ingin melempar bata padanya :D . beliau kadang sering menelantarkan kuliahnya, aku dan bahkan kesehatannya sendiri gara-gara pekerjaannya, maen game. Game itu sebagian dari jiwanya dan tentu saja aku nomor 2 setelah World Of  Warcraft yang tak pernah bisa disingkirkan. Namun.. Sadarlah aku akan kebaikannya, tanpa dia aku takkan bisa beli modem, bayar pulsa M2 pun udunan dengan dia, walau aku lebih sering pakai…hehe

Cinta ku pada dunia ‘maya’ kini sudah mulai sedikit pudar… kadang mungkin bila aku mulai mencintainya lagi aku akan merasa capek sendiri, karena aku tak pernah bisa memilikinya. aku hanya seorang gadis berjilbab yang tidak cantik dan agak ‘nakal’ :D .

i will never regret that i ever know u.

:)



{22 November 2009}   aliran sesat

II.1. Pengertian dan Ciri-Ciri Aliran Sesat

Munculnya fenomena aliran sesat tidak terlepas dari problem psikologis baik para tokoh pelopornya, pengikutnya serta masyarakat secara keseluruhan. Problem aliran sesat mengindikasikan adanya anomali atau keanehan dalam  nilai-nilai di masyarakat.

Aliran sesat bukan fenomena baru, selain dia mengambarkan anomali, juga kemungkinan adanya deviasi sosial yaitu selalu ada komunitas yang abnormal. Baik ia berada dalam abnormalitas demografis, abnormalitas sosial, maupun abnormalitas psikologis. Sedangkan bentuk deviasi dapat bersifat individual, situasional dan sistemik (Kartono, 2004:16).

Abnormalitas perilaku seseorang tidak dapat diukur hanya dengan satu kriteria, karena bisa jadi seseorang berkategori normal dalam pengertian kepribadian tetapi abnormal dalam pengertian sosial dan moral. Demikian halnya dengan para penganut aliran sesat, akan diperoleh kriterium kategori yang tidak tegas. Salah satu yang paling mungkin untuk menyatakan kesesatan adalah defenisi atau batasan ketidaksesatan yang bersifat formalistik atau diakui sebagai batasan institusional.

Aliran sesat didefinisikan sebagai aliran yang menyimpang dari mainstream masyarakat, namun batasan ini menjadi rancu karena kriteria kesesatan bersifat multikriteria. Oleh karena itu silang pendapat apakah suatu aliran sesat atau tidak merupakan masalah tersenidri yang tidak mudah.

Aliran hanya dapat dinyatakan sebagai sesat apabila mengacu pada satu kumpulan kriteria yang dinyatakan secara apriori sebagai “tidak sesat”. Oleh karena itu ukuran sosiologis, politis dan psikologis hanya merupakan penjelas saja tentang kemungkinan-kemungkinan mengapa seseorang/kelompok menjadi bagian dari aliran sesat.

Maka dalam makalah ini, kesesatan suatu aliran akan mengacu kepada kriteria yang disusun oleh Majelis Ulama Indonesia dan penulis sertakan pula ayat-ayat yang memperkuat kriteria aliran sesat, yaitu:

  1. Mengingkari salah satu dari rukun iman yang 6.
  2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan al-Qur’an dan sunnah

 

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui”(QS,2 Al  Baqarah:102)

  1. Meyakini turunnya wahyu setelah al-Qur’an
  2. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi al-Qur’an

 

“Dan demikian (pulalah) Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an), maka orang-orang yang telah Kami berikan kepada mereka Al Kitab (Taurat) mereka beriman kepadanya (Al Qur’an); dan di antara mereka (orang-orang kafir Mekah) ada yang beriman kepadanya. Dan tidak adalah yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang kafir”(QS,29 Al Ankabut:47)

Telah jelas dinyatakan pada ayat Al Qur’an di atas bahwa jika ada yang mengingkari ayat-ayat Al Qur’an baik kebenaran atau otentisitasnya maka orang tersebut dinyatakan kafir.

  1. Melakukan penafsiran al-Qur’an yang ridak berdasrkan kaidah-kaidah tafsir
  2. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam
  3. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul

 

“Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)”(QS,3 Al Imran:137)

  1. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir

 

“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”(QS,33 Al Ahzab:40)

  1. Mengubah, menambah dan atau megnurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib 5 waktu.

10.  Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.

Sepuluh poin yang dikemukakan oleh MUI ini bukan tanpa dasar, bahkan dilandasi oleh banyak dalil dari Al Qur’an dan hadits serta bersesuaian dengan prinsip-prinsip Ahlussunnah Wal Jama’ah seperti yang tertera di atas. Selain itu, penulis juga merasa perlu untuk membahas ciri-ciri lain dari aliran-aliran sesat yang berkembang di Indonesia, di antaranya yaitu:

  1. 1. Memiliki amalan-amalan khusus yang tidak berdasar

Sebagian aliran sesat memiliki amalan-amalan tertentu yang tidak berdasarkan Al Quran dan Hadis. Misalnya, ada aliran sesat yang memerintahkan pengikutnya bersetubuh di depan pemimpinnya, atau aliran yang membolehkan shalat tanpa berwudhu, atau aliran yang mengharuskan pengikutnya pergi mengembara (khuruj) dalam jangka waktu tertentu. Padahal Rasulullah melarang keras berbuat sesuatu dalam agama kecuali ada landasannya dari dalil. Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim no. 1718)

  1. 2. Menjanjikan penebusan dosa dengan amalan tertentu tanpa dalil

Semua dosa terhapus dengan menyumbang infaq sebesar sekian juta kepada imam, atau semua dosa hangus jika ikut ‘hijrah’, atau semua dosa sirna jika berhasil mengajak sekian orang menjadi pengikut. Itulah yang dijanjikan sebagian aliran sesat. Padahal tentunya kita semua sepakat masalah pengampunan dosa adalah kuasa Allah Ta’ala. Jadi, perkara yang dapat menghapus dosa tentunya harus sesuai dengan yang ditetapkan oleh Allah melalui Al Qur’an atau melalui lisan Nabi-Nya. Semisal puasa Asyura’, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Puasa ’Asyura’ akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 2804). Juga amal-amal kebaikan, dapat menghapuskan dosa-dosa.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Sesungguhnya amal-amal kebaikan menghapuskan amal-amal keburukan” (Q.S. Huud: 114). Namun kepastian diampuni dan besarnya ampunan berpulang pada kehendak Allah Ta’ala, sebagaimana firman-Nya (yang artinya), “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, namun Allah mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Ia kehendaki” (Q.S. An Nisa: 48)

  1. 3. Mengajak kepada semangat kekelompokkan (hizbiyyah)

Sungguh sayang sebagian umat Islam di masa ini gemar mengajak orang untuk berkelompok-kelompok dalam agama. Kelompok-kelompok tersebut pun dijadikan tolak ukur loyal dan benci). Lebih parah lagi jika ditambahi dengan taqlid buta dengan kelompoknya. Sehingga ia mati-matian berpegang teguh pada aturan-aturan kelompok, serta membela tokoh-tokoh kelompok meskipun bertentangan dengan Al Qur’an dan As Sunnah. Jika demikian, mereka telah menyimpang dari jalan yang benar. Karena Allah Ta’ala memerintahkan ummat Islam untuk bersatu di atas kebenaran. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Berpegang teguhlah kalian pada tali Allah, dan janganlah kalian berpecah-belah” (QS. Al Imran: 103)

  1. 4. Mengajak untuk memberontak kepada penguasa muslim

Imam Hambali berkata, “(Pokok keyakinan Ahlus Sunnah menurut kami, salah satunya adalah) tidak halalnya memerangi penguasa muslim yang sah. Dan tidak halal bagi seorang pun untuk memberontak kepadanya. Orang yang memberontak dan memeranginya maka ia adalah ahli bid’ah yang telah keluar dari jalan kebenaran.” (Lihat Ushul As Sunnah). Islam mengajarkan ummatnya agar patuh kepada penguasa, presiden, raja, perdana menteri atau sejenisnya dan tidak memberontak, meskipun ia adalah penguasa yang zhalim.

Selama ia seorang muslim yang mengerjakan shalat. Jika ia seorang yang zhalim, maka kewajiban rakyat adalah memberi nasehat dengan cara yang baik, bukan memberontak dan tetap taat kepadanya pada hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariat.

Suatu ketika seorang sahabat, yaitu Salamah bin Yazid Al Ju’fiy bertanya kepada Rasulullah , “Bagaimana pendapat engkau jika penguasa yang memerintah kami menuntut haknya namun tidak menunaikan hak kami, apa yang engkau perintahkan kepada kami? Lalu Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam berpaling darinya, kemudian Salamah bertanya lagi kedua kali atau ketiga kalinya. Lalu Al Asy’ats bin Qais menariknya dan Rasulullah berkata: Patuhi dan taatilah ia, karena mereka akan menanggung tanggung jawabnya dan kalian menanggung tanggung jawab kalian.” (HR. Muslim). Dalam hadits lainnya, dari Hudzaifah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Dengarlah dan ta’at kepada pemimpinmu, walaupun mereka menyiksa punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar dan ta’at kepada mereka.” (HR. Muslim)

Maka aliran-aliran yang memberontak pada pemerintah yang sah dengan mengadakan demo, gerakan bawah tanah, menyusun pemberontakan, mencaci-maki pemerintah, ini semua telah melanggar wasiat Rasulullah di atas.

II.3. Penyebab Munculnya Aliran Sesat

Sesungguhnya ikhtilaf (perbedaan pendapat) adalah sunatullah namun Ikhtilaf yang membawa iftiraq (perpecahan) itulah yang dicela oleh Allah SWT.
Sebab timbulnya iftiraq pada mulanya terjadi karena sebab yang sepele. Namun karena pelakunya mengedepankan hawa nafsu maka hal sepele menjadi besar dan berakibat pada perselisihan dan perpecahan. Secara garis besar di antara sebab munculnya Al Firaq Al Islamiyah (seperti : Khawarij, Syi’ah, Mu’tazilah, Murji’ah, dll.) adalah:

  1. Ghuluw (berlebih-lebihan dalam bersikap), contoh : Khawarij berangkat dari pemahaman yang berlebihan terhadap ayat-ayat wa’id (ancaman) sehingga mereka mengkafirkan kaum Muslimin yang melakukan dosa besar. Sedang Syi’ah muncul karena sikap yang berlebihan dalam mencintai sebagian sahabat Rasul yaitu Ali ra dan para Ahlul Bait.
  2. Membantah bid’ah dengan bid’ah yang semisal, contoh : Murji’ah ingin mencounter Khawarij yang berlebih-lebihan dalam menghukumi pelaku dosa besar namun akhirnya mereka terjerumus pada bid’ah baru yaitu menganggap pelaku dosa besar sebagai mukmin dengan keimanan yang sempurna.
  3. Pengaruh dari luar Islam, contoh : Syi’ah, karena muassis (gembong)nya adalah Yahudi yaitu Abdulah bin Saba’. Begitu juga Qodariyah, pencetusnya adalah seorang Nashrani, Jahmiyyah pencetusnya Yahudi.
  4. Mengedepankan akal.
    1. Filsafat Yunani, contoh : Mu’tazilah banyak dipengaruhi oleh filsafat Yunani.
    2. Ulama yang beraqidah menyimpang,
    3. kebodohan kaum Muslimin.
    4. Tidak memiliki standar pemahaman yang benar
    5. Ikhtilaf yang didasari hawa nafsu.

10.  Rasa Ashabiyah (fanatisme golongan

11.  Hasad (dengki

12.  Kecenderungan menyuburkan bid’ah dan hawa nafsu.

13.  Menuhankan akal dan menomorduakan naql (dalil).

14.  Pengaruh eksternal.

II.3. Macam-Macam Aliran Sesat

Aliran sesat di negara Indonesia ini sudang booming layaknya lagu yang tumbuh kemudian redup dan tumbuh kembali padahal aliran sesat yang baru muncul tersebut tak jauh beda dengan aliran sesat yang baru saja diberantas oleh pihak yang berwenang. Berikut adalah beberapa nama aliran sesat yang pernah ada ataupun masih ada di Indonesia:

  1. Aliran Pembaharu Isa Bugis

Isa Bugis lahir tahun 1926 di kota Bhakti Aceh Pidie. Isa Bugis ingin menerjemahkan dan menganalisa agama Islam berdasarkan teori pertentangan antara dua hal. Seperti misalnya ideologi komunis dengan kapitalis, antara cahaya dan kegelapan. Ia berusaha untuk mengilmiahkan agama dan kekuasaan Tuhan dan akan menolak semua hal-hal yang tidak bisa diilmiahkan atau tidak bisa diterima oleh akal sehat. Oleh karena itu ajaran Isa Bugis ini banyak diikuti oleh para intelek yang cenderung lebih menggunakan akal dan pikiran mereka.

Pokok-Pokok Ajaran Isa Bugis:

  1. Air Zam-zam di Makkah adalah air bekas bangkai orang Arab.
  2. Semua tafsir Al Qur’an yang ada sekarang harus dimuseumkan karena semuanya salah.
  3. Menolak semua mukjizat para Nabi dan Rasul, seperti kisah Nabi Musa as membelah laut dengan tongkatnya dalam Al Qur’an adalah dongeng lampu Aladin.
  4. Nabi Ibrahim as menyembelih Ismail adalah dongeng.
  5. Ka’bah adalah kubus berhala yang dikunjungi oleh turis setiap tahun.
  6. Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid, dan sejenisnya adalah syirik. Ulama yang mengajarkan ilmu ini harus disingkirkan ke Pulau Seribu.
  7. Al Qur’an bukan bahasa Arab, sehingga untuk memahami Al Qur’an tidak perlu belajar bahasa Arab, tata bahasa Arab dan sejenisnya.
  8. Setiap orang yang intelek diberi kebebasan untuk menafsirkan Al Qur’an walau tidak mengerti bahasa Arab.
  9. Ajaran Nabi Muhammad adalah pembangkit imperialisme Arab.

10.  Ajaran Qurban pada waktu Iedhul Adha tidak ada dasar kebenarannya.

  1. Faham Inkar Sunnah

Faham sesat ini mucul sekitar tahun 1980-an. Mereka menamakan pengajian yang mereka adakan dengan sebutan kelompok Qur’ani (kelompok pengikut Al Qur’an). Tokohnya antara lain Luqman Saad Direktur perusahaan penerbitan PT. Ghalia.

Pada awalnya Luqman Saad merintis usaha percetakannya dengan tangan. Namun ketika ia bolak-balik ke Belanda untuk suatu urusan yang tidak diketahui kemudian ia memiliki peralatan modern yang didatangkan dari negeri Belanda. Dengan mesin cetaknya itulah ia banyak mencetak buku-buku yang berisi ajaran sesat Inkarus Sunnah. Selain itu juga Ir. Irham Sutarto ketua serikat buruh PT. Unilever (Belanda).

Tidakkah ini merupakan permainan orang Yahudi di Belanda dalam menghancurkan Islam di Indonesia? Setelah dilakukan pelacakan akhirnya ditemukan dedengkotnya adalah Marinus Taka keturunan Indo Jerman yang tinggal di Jalan Sambas 4 No.54 Depok Lama daerah dimana banyak bermukim peranakan Belanda dengan gerejanya yang terpadat untuk seluruh Indonesia.
Pokok-Pokok Ajaran Inkarus Sunnah:

    1. Tidak percaya kepada semua hadits Rasulullah SAW, menurut mereka hadits itu bikinan Yahudi untuk menghancurkan Islam dari dalam.
    2. Dasar hukum dalam Islam hanya Al Qur’an saja.
    3. Syahadat mereka : Insyahadu bianna Muslimun.
    4. Shalat mereka macam-macam ada yang dua rokaat-dua rokaat dan ada juga yang shalatnya hanya ‘eling’ saja.
    5. Puasa wajib bagi mereka yang melihat bulan saja, kalau yang lihat bulan hanya satu orang maka hanya orang itu saja yang wajib puasa. Mereka merujuk pada ayat : faman syahida minkumus Syahra falyasumhu.
    6. Haji boleh dilakukan selama 4 bulan Haram yaitu : Muharram, Rajab, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah.
    7. Pakaian Ihram adalah pakaian orang Arab dan bikin repot. Oleh karena itu mereka menunaikan haji menggunakan baju biasa atau jas.
    8. Rasul tetap diutus sampai hari Kiamat.
    9. Nabi Muhammad tidak berhak menjelaskan tentang ajaran Al Qur’an (kandungan isi Al Qur’an).
    10. Orang yang meninggal dunia tidak disholati karena tidak ada perintah di Al Qur’an.
  1. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)

Didirikan oleh Mendiang Nur Hasan Ubaidah Lubis (Luar Biasa), awalnya bernama Darul Hadits (DH) tahun 1951. Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur maka DH dilarang oleh PAKEM – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kemudian berganti nama menjadi Islam Jama’ah. Banyak artis yang tertarik dengan ajaran ini antara lain karena adanya ajaran tebus dosa. Karena kembali meresahkan masyarakat di Jakarta akhirnya dilarang melalui SK Jaksa Agung RI No. Kep.-8/D.A/10.1971 tanggal 29 Oktober 1971.

Karena dilarang, maka Imam Jama’ah ini meminta perlindungan kepada Letjen. Ali Murtopo wakil Kepala Bakin yang terkenal sangat anti Islam. Setelah mendapat perlindungan maka menyatakan diri masuk Golkar dan berganti nama menjadi LEMKARI (Lembaga Karyawan Dakwah Islam). Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur kemudian dibekukan oleh Gubernur Jawa Timur Sularso. Dalam mubes di Asrama Haji Pondok Gede tahun 1990, LEMKARI berganti nama menjadi LDII atas anjuran Menteri Dalam Negeri Rudini agar tidak rancu dengan nama LEMKARI (Lembaga Karatedo Indonesia).

Pokok-Pokok Ajaran Islam Jama’ah / LDII:

    1. Orang Islam di luar kelompok mereka adalah kafir dan najis, termasuk kedua orang tua sekalipun.
    2. Kalau ada orang di luar kelompok mereka yang melakukan shalat di masjid mereka maka bekas tempat sholatnya dicuci karena dianggap sudah terkena najis.
    3. Wajib taat pada amir atau Imam mereka.
    4. Mati dalam keadaan belum baiat kepada Amir/Imam LDII maka akan mati jahiliyah (kafir).
    5. Al Qur’an dan Hadits yang boleh diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut Imam/Amir mereka) selain itu haram diikuti.
    6. Haram mengaji Al Qur’an dan Hadits kecuali kepada Imam/Amir mereka.
    7. Dosa bisa ditebus kepada sang Amir atau Imam dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa yang diperbuat dan ditentukan oleh Amir/Imam.
    8. Harus rajin membayar infak, shodaqoh dan zakat kepada Amir/Imam mereka. Selain kepada mereka adalah haram.
    9. Harta benda diluar kelompok mereka dianggap halal untuk diambil atau dimiliki dengan cara bagaimanapun, misalnya: merampok, mencuri, korupsi dll. asal tidak ketahuan. Bila berhasil menipu orang Islam diluar mereka dianggap berpahala besar.
    10. Bila mencuri harta orang selain LDII ketahuan maka kesalahannya adalah ketahuan itu.

Imam mereka, Nur Hasan Ubaidah meninggal tanggal 31 Maret 1982 dalam kecelakaan lalu lintas antara Tegal Cirebon di dalam mercy Tiger B 8418 EW tatkala ingin menghadiri kampanye Golkar. Sang Imam meninggalkan harta yang banyak dan digantikan oleh putranya Abdu Dhohir dan dibaiat sebelum mayat ayahnya dikubur. Perwakilan gerakan ini berkembang hingga ke Amerika, Suriname, Australia, Jerman bahkan di Arab Saudi.

  1. Agama Ahmadiyah

Agama Qadian didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di India. Mirza dianggap sebagai Nabi yang disejajarkan dengan Nabi Isa as., Nabi Musa as., Nabi Daud as. Agama ini bermaksud untuk menyaingi Kenabian Muhammad SAW. Ahmadiyah masuk Indonesia tahun 1935 dan tersebar. Pusatnya sekarang di Parung Bogor.

Mempunyai majalah Nur Islam (sebagai pengganti Sinar Islam yang telah dilarang). Aliran ini sudah dilarang namun hanya secara lokal. MUI serta organisasi Islam lainnya telah mengirim surat kepada Pemerintah (Kejagung RI) tetapi belum mendapat tanggapan.

 

Pokok-Pokok Ajaran Ahmadiyah:

    1. Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya Nabi dan Rasul utusan Tuhan.
    2. Mengaku menerima wahyu di India. Kitab suci mereka bernama Tadzkirah. Isinya memutarbalikkan ayat-ayat suci Al Qur’an, ayat yang awal diputar ke belakang, ayat yang satu disambung ayat lainnya sesuai dengan selera nabi India tersebut.
    3. Mengakui Kitab mereka sama sucinya dengan Al Qur’an.
    4. Wahyu tetap turun sampai hari kiamat begitu juga Nabi dan Rasul diutus sampai hari kiamat.
    5. Mempunyai tempat suci sendiri yaitu Qadian dan Rabwah. Nabi Mirza tidak pernah naik haji ke Makkah.
    6. Mereka mempunyai surga sendiri yang letaknya di Qadian dan Rabwah dan sertifikat kapling surga tersebut di jual kepada jama’ahnya dengan harga sangat mahal.
    7. Wanita Ahmadiyah haram nikah dengan laki-laki bukan Ahmadiyah tetapi sebaliknya boleh.
    8. Tidak boleh bermakmum dibelakang orang yang bukan Ahmadiyah.
    9. Ahmadiyah mempunyai tanggal, bulan dan tahun sendiri yaitu Suluh, Tabliqh, Aman, Syahadah, Hijrah, Ikhsan, Wafa’, Zuhur, Tabuk, Ikha’, Nubuwah, Fatah. Nama tahunnya adalah Hijri Syamsi (HS).
  1. Gerakan Syi’ah

Agama Syi’ah adalah agama dendam kesumat. Nabi pencetusnya adalah Abdullah bin Saba tokoh YAHUDI yang pura-pura masuk Islam di zaman Sahabat Nabi.

Rukum Iman Agama Syi’ah tidak termasuk percaya kepada Qadha’ dan Qadar, yaitu percaya kepada keesaan Allah, Percaya kepada keadilan, Percaya kepada kenabian, Percaya kepada Imamah, Percaya kepada sa’ah (hari kiamat). Karena tidak iman kepada Qadha’ dan Qadar itulah maka kematian cucu Rasulullah SAW, Husen di Padang Karbala, diratapi dari dulu hingga sekarang. Dalam meratapi, mereka memukul badan, dada dan kepala hingga berlumuran darah padahal tidak ada ajaran samawi yang membolehkan menganiaya diri karena mencintai seseorang.

Ahlul baiyt (seisi rumah dengan Rasulullah SAW) menurut mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Fatimah dan kedua puteranya, Hasan dan Husein. Sedangkan Khadijah yang begitu besar jasanya terhadap agama Islam tidak termasuk.

Pokok-Pokok Ajaran Syi’ah:

    1. Hadits tidak hanya dari Nabi Muhammad SAW saja tetapi juga dari ucapan para Imam mereka sampai hari kiamat.
    2. Al Qur’an yang beredar sudah dipalsukan dan yang asli dibawa oleh Imam Muntadhar (yang ditunggu munculnya kembali di dunia).
    3. Menghalalkan nikah Mut’ah (kawin kontrak / pelacuran mengatasnamakan agama) padahal sudah dilarang Islam. Banyak digandrungi oleh muda mudi atau pejabat yang kurang pengetahuan, padahal sama saja dengan zinah.
    4. Syi’ah memandang Imam itu maksum.
    5. Syi’ah memandang bahwa menegakkan agama adalah rukun agama.
    6. Syi’ah menolak hadits yang tidak diriwayatkan oleh ahlul bait.
    7. Tidak mengakui Abu Bakar, Umar dan Utsman Radhiyallahu ‘anhum.

Gerakan Syi’ah luar biasa aktif di Indonesia (karena banyak penduduk muslimnya namun kurang pengetahuan agamanya). Mereka pandai menempatkan orang-orangnya di posisi penting a.l. : DR. Jalaluddien Rahmat untuk menggarap keluarga mantan wapres Soedarmono serta kelompok elit di Kebayoran Baru dengan nama yayasan Pengajian Sehati. Ir. Haidar Bagir (pemimpin umum Republika untuk menggarap orang-orang dekat Habibie dan kelompok intelektual). Prof. DR. Quraisy Shihab yang menggarap tokoh agama yaitu untuk mementahkan keputusan-keputusan MUI jika ada keputusan MUI yang keras terhadap aliran sempalan. LPPI pernah mengeluarkan brosur kecil yang berjudul : Syi’ah dan Quraisy Shihab.

  1. Gerakan Lembaga Kerasulan (LK)

Mereka berpendapat bahwa Rasul itu diutus sampai kiamat. Rasul itu personnya, oleh sebab itu harus ada lembaganya (sama dengan Menteri dengan Departemennya).

Kalau Rasul meninggal maka harus ada Rasul baru yaitu Imam mereka. Tidak taat pada Imam mereka berarti tidak taat pada Rasul dan itu dosa besar.

Gerakan ini ingin mendirikan NII (Negara Islam Indonesia) versi mereka sendiri dengan tokohnya : Aceng Syaifuddin.

Pokok-Pokok Ajarannya:

    1. Rasul diutus sampai hari kiamat.
    2. Wajib bai’at seta taat pada Imam.
    3. Dosa bisa ditebus dengan uang kepada Imam. Besar kecilnya tergantung besar kecil dosa.
    4. Di luar kelompok mereka adalah kafir.
    5. Perkawinan harus dihadapan imam mereka dan diadakan oleh imam mereka. Sedangkan orang tua tidak perlu tahu.
    6. Membagi periode Makkah dan Madinah. Sekarang dianggap masih periode Makkah, jadi belum wajib Sholat, puasa, haji serta belum diharamkan khamar dan minuman memabukkan lainnya.
    7. Mengaji harus kepada Imam.
  1. Ajaran Lia Aminuddin, Agama Salamullah

Lia Aminuddin, umur 51 tahun tinggal di Jl. Mahoni 30 Jakarta Pusat 10260.

Pokok-Pokok Ajarannya:

    1. Malaikat Jibril akan muncul lagi ke Bumi dan bersemayam di diri Lia, maka dimanapun Lia berada selalu bersama Malaikat Jibril as.
    2. Lia mengakui menjadi juru bicara Jibris as. dan mengaku sebagai Nabi/Rasul.
    3. Lia mengaku mendapatkan wahyu.
    4. Lia mengaku mendapatkan mukjizat.
    5. Agama yang dibawa oleh Lia bernama Salamullah / Agama Perenialisme yang menghimpun segala agama.
    6. Lia mengaku sebagai Imam Mahdi.
    7. Imam Mukti (anaknya) dianggap sebagai Nabi Isa as.
    8. Abdul Rahman diyakini sebagai wa’sil/Imam besar.
    9. Mencukur semua jenis rambut lalu membakarnya dianggap sebagai bentuk ibadah yang diperintahkan Jibris melalui Lia Aminuddin (seperti bayi yang baru lahir).
  1. Ajaran Bijak Bestari

Yayasan Imperium Zakita Mata di didirikan oleh HMA Bijak Bestari, lahir di Binjai, Sumatra Utara, 30 Maret 1943.

Pokok-Pokok Ajarannya:

    1. Mengaku bahwa HMA (Huwa Mu’jizatul A’la Allahu Akbar) itu Allah. Allah tertinggi. Allah itu Dzat yang menyeluruh. Pada Allah itu ada jabatan-jabatan. Ada Allahu Akbar ada Ar Rahman dan ada ayat kursi yang memiliki fungsi-fungsi. Diantara fungsi-fungsi itu, yang tertinggi adalah HMA.
    2. Imperium Zakiya Makta Foundation milik HMA terbentuk atas dasar diturunkannya penugasan dari Allah yang Maha Besar mutlak 100% pada tanggal 2 Mei 2001 pukul 00.00 WIB yang diterima langsung oleh HMA Bijak Bestari.
    3. Imperium Zakiya Makta sebagai Pusat Komando, Deteksi dan Informasi Ghoib dan Ajaib yang mencakup alam semesta raya secara keseluruhan, mulai alam dimensi 1 sampai alam dimensi 900. Mengadakan apa yang disebut “Penafsiran Ghaib” dengan melakukan kontak gaib dengan pemimpin ayat masing-masing. Bila kita kontak, kita bisa tanyakan semua “Ini apa maksudnya?”

Inti ajaran Zakiya Makta adalah keilmuan hiper metafisik yang merupakan jalan keluar untuk segala keperluan positif.

 

  1. Agama (faham) Baha’i

Timbul dari kalangan Syi’ah di Iran pada abad 19. Pencetusnya adalah Mirza Ali Muhammad. Mendakwa dirinya sebagai Al Baab, artinya pintu, yaitu pintu yang menghubungkan manusia dengan iman yang hilang yang akan keluar pada akhir zaman.

Ajarannya dinamakan Babiyah. Ia mengangkat dirinya sebagai Imam Mahdi. Setelah meninggal ajarannya dikembangkan oleh muridnya Mirza Husein Ali. Husein Ali juga mengangkat dirinya sebagai Nabi, juga Al Masih yang dijanjikan.
Pokok-Pokok Ajaran:

    1. Semua agama samawi (Yahudi, Islam, Kristen) itu sama karena berasal dari Tuhan yang sama, oleh karena itu ketiga agama tersebut harus disatukan, yang ada hanyalah dienullah (agama Tuhan) atau mereka sebut juga agama Internasional.
    2. Ajaran Baha’i merupakan campuran antara falsafah Pantaisme, ajaran Taurat, Injil dan Tasawwuf dalam Islam.

Ajaran ini telah dilarang melalui SK Perdana Menteri RI No.112/PM/1959. Setelah mati selama 42 tahun, begitu Gus Dur terpilih menjadi Presiden RI, pengurus Baha’i datang ke Presiden Gus Dur untuk melakukan lobi. Dan untuk diketahui aliran ini telah memberikan hidupnya untuk propaganda bagi kembalinya orang-orang Yahudi ke bumi Palestina.

  1. Tarekat Naqsyabandiyyah Prof. DR. Kadirun Yahya.

Kadirun Yahya dilahirkan di Pangkan Brandan 20 Juni 1917. Pada dasarnya Kadirun Yahya adalah seorang ilmuwan di bidang Fisika, Kimia dan Filsafat.

Perkenalannya dengan ajaran Tarekat Naqhsabandiyyah di mulai pada tahun 1941 di Sumut bersama Syekh Syahbuddin. Lalu berguru degnan Syekh Muhammad Hasyim Buayan. Ia mengklaim bahwa ajaran “metafisika” yang dianutnya merupakan ajaran Rasulullah SAW yang diwariskan kepadanya berasal dari Jabal Qubais.

Pokok-Pokok Ajaran:

    1. KH. Hasyim, gurunya, berkata “aku tadi telah meninggal 4 jam, tetapi aku permisi pada Tuhan Allah untuk hidup lagi agak sebentar, karena ada lagi yang lupa belum aku turunkan pada anak.” Beberapa hari setelah itu sang guru berpulang.
    2. Tenaga Allah adalah ibarat listrik dan wasilah, pengantar atau ibarat saluran yang menghubungkan antara manusia dan Allah melalui Mursyid dan silsilahnya serupa kawat listrik.
    3. Untuk tujuan tertentu, ia memakai sebuah tongkat. Dengan tongkat tersebut ia dapat langsung memusatkan energi Ilahi ke arah obyek yang ia tuju. Ia bisa mematikan yang hidup dan menghidupkan yang mati. Untuk tujuan lain, air atau batu yang telah disalurkan padanya kalimah Allah, dapat dipakai sebagai kondensator yang berisi energi Ilahi yang sama.
    4. Ilmu Tasawwuf dan Sufi adalah satu ilmu dalam agama Islam yang sangat dalam dan sangat halus. Yang mampu menembus ke dalam alam bil ghaib, alam batin, yang sudah jelas sulit diilmiahkan, apalagi di zaman dahulu kala.
    5. Dzikrullah dengan metode tarekatullah ialah dzikrullah yang mampu langsung mendorong turunnya dzikrullah Maha Suci, Maha Akbar dari sisi Allah SWT.
  1. ISLAM Liberal

Islam Liberal atau JIL (Jaringan Islam Liberal) adalah kemasan dari kelompok lama yang orang-orangnya dikenal nyeleneh. Kelompok nyeleneh itu setelah berhasil memposisikan orang-orangya dalam jajaran yang mereka sebut pembaharu atau modernis. Mula-mula yang dilakukan adalah mengacaukan istilah. Mendiang Dr. Harun Nasution Direktur Pasca Sarjana IAIN Jakarta berhasil mengelabui para mahasiswa perguruan tinggi Islam di Indonesia dengan cara mengacaukan istilah. Yaitu memposisikan orang-orang yang nyeleneh sebagai Pembaharu. Diantaranya Rifa’at At-Thahthawi (orang Mesir alumni Paris yang menghalalkan dansa-dansi laki perempuan campur aduk) oleh Harun diangkat sebagai pembaharu dan bahkan dibilang sebagai pembuka pintu ijtihad. Pemutarbalikan fakta ini dilakukan secara resmi di IAIN antara lain melalui bukunya “Pembaharuan dalam Islam, Sejarah Pemikiran dan Gerakan, terbit 1975).

Pengacauan istilah lainnya dilakukan oleh Nurcholish Madjid yang belajar Islam (kepada dosen-dosen Yahudi) di perguruan tinggi Amerika, Chicago – dengan cara mengembalikan istilah kepada bahasa lalu diselewengkan artinya, persis seperti dilakukan Darmogandul dan Gatoloco : yaitu sosok penentang dan penolak syari’at Islam di Jawa. Nurcholish menempuh : Islam dikembalikan kepada al Din, kemudian diberi makna yaitu hanyalah agama (tidak punya urusan dengan kehidupan dunia, bernegara) lalu dari pemaknaan itu menolak diterapkannya syari’at Islam dalam kehidupan. Mari kita simak kutipan tulisan Nurcholish sbb:

“sudah jelas, bahwa fikih itu, meskipun telah ditangani oleh kaum reformis, sudah kehilangan relevansinya dengan pola kehidupan zaman sekarang. Sedangkan perubahan secara total agar sesuai dengan pola kehidupan modern, memerlukan pengetahuan yang menyeluruh tentang kehidupan modern dalam segala aspeknya, sehingga tidak hanya menjadi kompetensi dan kepentingan umat Islam saja, melainkan juga orang-orang lain. Maka, hasilnya pun tidak perlu hanya merupakan hukum Islam, melainkan hukum yang meliputi semua orang, untuk mengatur kehidupan bersama.”

Tanggapan : menganggap fiqh telah kehilangan relevansinya adalah satu pengingkaran. Bagaimana umat Islam bisa berwudhu, sholat, zakat, puasa, nikah, waris dan mengetahui halal/haram jika fiqh telah tidak relevan?

Faham JIL mudahnya, menjurus pada sekularisme, inklusifisme dan pluralisme agama (menganggap semua agama itu sejajar, paralel dan prinsipnya sama hanya beda teknis) dan kita tidak boleh memandang agama lain dengan memakai agama yang kita peluk (ini lebih jauh lagi pemurtadannya).

Ahmad Wahib, yang mengaku sekian tahun diasuh oleh pendeta dan romo, fahamnya menafikan Qur’an dan Hadits, yaitu:

“Menurut saya sumber-sumber pokok untuk mengetahui Islam atau katakanlah bahan-bahan dasar ajaran Islam, bukanlah dengan Qur’an dan Hadits melainkan Sejarah Muhammad.”

Jadi Al Qur’an dan Hadits dia anggap hanya sebagian dari sumber sejarah Muhammad, jadi hanya bagian dari sumber ajaran Islam, yaitu Sejarah Muhammad. Al Qur’an disejajarkan dengan iklim Arab, adat istiadat Arab dan lain-lain. Jadi Al Qur’an dan Hadits dianggap bukan landasan Islam, hanya setingkat adat Arab saja.

II.4. Menghindari Aliran Sesat

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Aku tinggalkan di tengah-tengah kalian dua hal, kalian tidak akan sesat jika berpegang teguh pada keduanya, yaitu Kitabullah (Al Qur’an) dan Sunnah (Hadits).” (HR. Al Hakim. Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih mengatakan bahwa hadits ini hasan). Dari hadits ini jelaslah bahwa cara agar terhindar dari kesesatan adalah berpegang teguh terhadap Al Qur’an dan Hadits Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. Yaitu dengan mempelajarinya, lalu mengamalkannya. Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu berkata, “Tidaklah aku biarkan satupun yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku takut jika meninggalkannya sedikit saja, aku akan menyimpang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pada hadits tersebut terdapat isyarat pentingnya mempelajari ilmu agama, yaitu Al Qur’an dan Hadits. Karena pada hakekatnya, orang yang terjerumus dalam kesesatan adalah orang yang tidak paham dan tidak mengerti ilmu agama dengan baik dan benar. Sebagaimana Allah Ta’ala mensifati orang-orang musyrikin yang sesat sebagai orang-orang yang tidak paham: (yang artinya) “Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar dan memahami? Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat jalannya dari binatang ternak itu” (QS.Al Furqan: 44)

Karena ilmu agama akan menjaga seseorang dari kemaksiatan dan kesesatan. Semakin tinggi ilmunya, semakin tebal perisainya terhadap kemaksiatan dan kesesatan. Sebagaimana perkataan para ulama kita terdahulu ketika membandingkan ilmu dan harta: “Ilmu akan menjaga pemiliknya di dunia dan di akhirat. Sementara harta tidak dapat menjagamu. Bahkan dirimulah yang menjaga harta-hartamu di dalam kotak dan lemari”. (Dinukil dari Kayfa Tatahammas fi Thalabil ‘Ilmi Asy Syar’i, Abul Qa’qa Alu Abdillah)

Secara ringkas, ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar seseorang terhindar dari pengaruh aliran sesat, antara lain:

  1. Mempelajari ilmu agama. Selain karena hukumnya wajib, dengan mempelajari agama seseorang akan mampu mengetahui ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Islam namun disamarkan seolah merupakan ajaran Islam. Hadirilah majelis-majelis ta’lim yang dibimbing oleh ustadz yang terpercaya. Belilah buku, majalah, VCD atau MP3 yang berisi kajian Islam ilmiah yang membahas Al Qur’an dan hadits di dalamnya. Namun berhati-hatilah terhadap majelis-majelis ta’lim, buku, majalah atau VCD yang di dalamnya jarang atau bahkan tidak membahas Al Qur’an dan Hadits, walaupun isinya kelihatan baik
  2. Kenali dan pahami ciri-ciri aliran sesat
  3. Sering bergaul dengan ahlul ‘ilmi, yaitu orang-orang yang memiliki kapasitas ilmu agama yang baik, atau orang-orang yang semangat menuntut ilmu agama
  4. Jadilah insan yang ilmiah, yang senantiasa melakukan sesuatu atas dasar yang kokoh
  5. Taruhlah rasa curiga bila menemukan sekelompok orang yang berdakwah Islam namun dengan cara sembunyi-sembunyi dan takut diketahui orang banyak
  6. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ulama atau ustadz yang terpercaya ketika menemukan sebuah keganjilan dalam praktek beragama
  7. Berdoa memohon pertolongan Allah agar dihindarkan dari kesesatan dan dimantapkan dalam kebenaran. Sebagaimana dicontohkan pula oleh Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, beliau berdoa: Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinik . Artinya: “Ya Allah, Dzat Yang Membolak-balikan Hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu”. (HR. Muslim)

Terakhir, penulis menasehati diri sendiri dan kaum muslimin sekalian agar membudayakan sikap saling menasehati dalam kebaikan. Karena Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Agama adalah nasehat” (HR.Bukhari dan Muslim). Maka tulisan ini adalah bentuk nasehat di balik sebuah harapan besar agar kaum muslimin sekalian terhindar dari jalan-jalan kesesatan dan bersatu di jalan kebenaran. Sehingga jika pembaca menemukan ciri-ciri aliran sesat sebagaimana telah disebutkan, kewajiban pertama adalah menasehati. Bukan menyesat-nyesatkan, mencaci-maki, melakukan aksi anarkis apalagi memvonis kafir. Sebab, terjerumus dalam jalan kesesatan belum tentu kafir. Wabillahittaufiq.



et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.