Queer GirL











{22 November 2009}   Teknologi RAM dan Processor Terkini RAM

Terdapat beberapa tipe RAM (Random Access Memory), yakni:

  1. FPM RAM
  2. EDO RAM
  3. SDRAM
  4. DDR
  5. Rambus RAM

Berikut ini penjelasan mengenai tipe-tipe RAM diatas:

 

FPM RAM (Fast Page Mode DRAM)

Fast Page Mode DRAM adalah model DRAM paling lama yang sudah pernah digunakan oleh orang banyak. Teknologi RAM ini sekarang sudah tergantikan dengan yang yang lain dikarenakan adanya masalah-masalah pada RAM tipe ini yaitu kecepatan transfernya yang lambat yakni kecepatan maksimumnya 50 MHz.

 

 

EDO RAM

EDO RAM dapat memberikan performa system 50% lebih cepat dibandingkan dengan memory jenis DRAM. EDO RAM sama seperti FPM DRAM, dengan beberapa chace yang dibangun ke chip. Seperti FPM DRAM, EDO RAM memiliki kecepatan maksimal 50 MHz EDO RAM juga harus membutuhkan L2 chace untuk membuat semuanya berjalan dengan cepat, namun jika user tidak memilikinya, maka EDO RAM akan berjalan jauh lebih lambat.

 

 

SDRAM (Synchronous DRAM)

Hampir semua sistemm menggunakan tegangan 3,3 volt, 168-pin SDRAM DIMM ini. SDRAM bukanlah sebuah ekstensi dari seri EDO RAM yang lama, namun merupakan tipe baru dari DRAM. SDRAM mulai berjalan dengan kecepatan transfer 66 MHz, sementara mode halaman DRAM dan EDO yang lebih lama akan berjalan di maksimal 50 MHz SDRAM sekarang ini dapat berjalan dengan kecepatan 133 MHz (PC 133), dan bahkan hingga 180 MHz atau lebih tinggi. Untuk mempercepat kinerja processor, maka RAM generasi baru seperti DDR dan RDRAM biasanya dapat mendukung performa yang lebih baik.

 

 

DDR(Double Data Rate SDRAM)

DDR pada dasarnya memiliki kecepatan transfer dua kali lipat dari pada SDRAM. DDR akan beroperasi di 333 MHz, dengan pengoperasian sebenarnya 166 MHz *2 (maka PC 333/ PC 2700) atau 133 MHz * 2 (PC 266/PC2100). DDR RAM juga kompatibel dengan SDRAM secara fisik, namun menggunakan bus parallel yang sama, sehingga membuat implementasi lebih mudah dibandingkan RDRAM, yang merupakan teknologi berbeda

 

 

Rambus RAM (RDRAM)

Selain harganya yang cukup mahal, intel memberikan RDRAM untuk konsumen, dan merupakan pilihan yang tepat untuk memori iintel Pentium 4. RDRAM merupakan teknologi memory serial yang dating dengan tiga pilihan, yakni PC600, PC700, dan PC800. PC800 RDRAM didesain dengan double maximum kecepatan transfer daripada PC100 SDRAM, namun memiliki latensi tinggi. RDRAM memiliki multichannel, seperti pada motherboard Pentium 4, yang dapat menawarkan fungsi memori paling bagus, terutama ketika dipasangkan dengan memory PC 1066 RDRAm.

 

DUAL CORE Processor

Istilah ini adalah istilah teknis untuk merujuk kepada Teknologi Processor atau Arsitektur Processor dimana dalam 1 Keping Processor/CPU terdapat 2 buah Inti processor.Teknologi terbaru dari Perkembangan arsitektur Procesor ini adalah menanamkan 2 inti kedalam 1 CPU, atau bahasa umumnya menanamkan 2 mesin kedalam 1 Keping CPU.

Perkembangan awal teknologi ini adalah menculnya PENTIUM D, yang merupakan keluaran awal dari processor dengan 2 buah inti.Processor jenis ini masih disebut dengan istilah “PENTIUM” karena memang generasinya masih dari perkembangan lanjutan generasi INTEL PENTIUM.Produksi Processor ini masih menggunakan Teknology “NETBURST” . Jadi PENTIUM D adalah CPU PENTIUM yang Memiliki 2 Buah INTI kelas PENTIUM di produksi dengan teknology 90nm. Kelemahan Jenis Pentium D ini adalah Inti kedua tidak maksimal di gunakan, dan tidak ada pengecekan suhu pada inti kedua.

Dalam penjualannya intel Tidak Menyebut PENTIUM D sebegai CORE DUO processor TAPI menyebutnya PENTIUM D (Dual). istilah inilah yang di indonesia dan kebanyakan pedagang komputer di rancu-kan dengan istileh INTEL CORE DUO (tanpa ada kata PENTIUM).

CORE DUO

Istilah ini adalah lebih kepada istilah untuk MERK DAGANG INTEL, artinya secara teknis tetap sama dengan DUAL CORE, yaitu dipasangnya 2 core dalam 1 keping CPU. Jadi CORE DUO adalah Istilah dagang dari Intel.Dan Intel dengan perkembangan teknologi Pembuatan Chip terbaru (65nm) sudah tidak memakai istilah PENTIUM lagi pada processor keluarannya, tapi sudah mematenkan istilah CORE. Makanya semua processor intel saat ini disebut INTEL CORE.

Artinya apa? Intel sudah beralih kepada jenis proceesor yang pembuatannya melalui teknologi 65nm bahkan 45nm dimana processor processor tersebut telah ditanamkan 2 inti didalam 1 keping CPU.Istilah CORE DUO ini melekat pada processor intel DESKTOP E2XXX , atau Processor Mobile T2XXX.Di dalam System operasi Windows XP/Linux processor jenis ini dikenal sebagai Processor berinti Dua, atau muncul tulisan DUAL Proceesor.

CORE2DUA

Istilah Processor CORE intel yang lain adalah CORE2DUO, yang berarti Processor CORE yang dibagun dengan teknologi 2 Core dengan tambahan fungsi di pasangannya Cache Memory pada masing masing Core. Jadi bila CORE DUO masih memakai 1 Cache /L2 untuk Kedua CORE, maka pada CORE2DUO masing masing inti sudah dipasangkan Cache secara sendiri sendiri, yang masih bekerja sama secara paralel.Perkembangan terakhir dari Intel CORE processor adalah di buatnya processor dengan 4 inti atau disebut juga Intel Core2Quad,

RISC vs. CISC

Cara sederhana untuk melihat kelebihan dan kelemahan dari arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computers) adalah dengan langsung membandingkannya dengan arsitektur pendahulunya yaitu CISC (Complex Instruction Set Computers).

 

 

 

Perkalian Dua Bilangan dalam Memori

Pada bagian kiri terlihat sebuah struktur memori (yang disederhanakan) suatu komputer secara umum. Memori tersebut terbagi menjadi beberapa lokasi yang diberi nomor 1 (baris): 1 (kolom) hingga 6:4. Unit eksekusi bertanggung-jawab untuk semua operasi komputasi. Namun, unit eksekusi hanya beroperasi untuk data-data yang sudah disimpan ke dalam salah satu dari 6 register (A, B, C, D, E atau F). Misalnya, kita akan melakukan perkalian (product) dua angka, satu disimpan di lokasi 2:3 sedangkan lainnya di lokasi 5:2, kemudian hasil perkalian tersebut dikembalikan lagi ke lokasi 2:3.

Pendekatan CISC

Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu perintah cukup dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. Hal ini bisa tercapai dengan cara membuat perangkat keras prosesor mampu memahami dan menjalankan beberapa rangkaian operasi. Untuk tujuan contoh kita kali ini, sebuah prosesor CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus, yang kita beri nama MULT. Saat dijalankan, instruksi akan membaca dua nilai dan menyimpannya ke 2 register yag berbeda, melakukan perkalian operan di unit eksekusi dan kemudian mengambalikan lagi hasilnya ke register yang benar. Jadi instruksi-nya cukup satu saja…

MULT 2:3, 5:2

MULT dalam hal ini lebih dikenal sebagai “complex instruction”, atau instruksi yang kompleks. Bekerja secara langsung melalui memori komputer dan tidak memerlukan instruksi lain seperti fungsi baca maupun menyimpan.

Satu kelebihan dari sistem ini adalah kompailer hanya menerjemahkan instruksi-instruksi bahasa tingkat-tinggi ke dalam sebuah bahasa mesin. Karena panjang kode instruksi relatif pendek, hanya sedikit saja dari RAM yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut.

Pendekatan RISC

Prosesor RISC hanya menggunakan instruksi-instruksi sederhana yang bisa dieksekusi dalam satu siklus. Dengan demikian, instruksi ‘MULT’ sebagaimana dijelaskan sebelumnya dibagi menjadi tiga instruksi yang berbeda, yaitu “LOAD”, yang digunakan untuk memindahkan data dari memori ke dalam register, “PROD”, yang digunakan untuk melakukan operasi produk (perkalian) dua operan yang berada di dalam register (bukan yang ada di memori) dan “STORE”, yang digunakan untuk memindahkan data dari register kembali ke memori. Berikut ini adalah urutan instruksi yang harus dieksekusi agar yang terjadi sama dengan instruksi “MULT” pada prosesor RISC (dalam 4 baris bahasa mesin):

LOAD A, 2:3
LOAD B, 5:2
PROD A, B
STORE 2:3, A

Awalnya memang kelihatan gak efisien iya khan? Hal ini dikarenakan semakin banyak baris instruksi, semakin banyak lokasi RAM yang dibutuhkan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut. Kompailer juga harus melakukan konversi dari bahasa tingkat tinggi ke bentuk kode instruksi 4 baris tersebut.

CISC RISC
Penekanan pada
perangkat keras
Penekanan pada
perangkat lunak
Termasuk instruksi
kompleks multi-clock
Single-clock, hanya
sejumlah kecil instruksi
Memori-ke-memori:
“LOAD” dan “STORE”
saling bekerjasama
Register ke register:
“LOAD” dan “STORE”
adalah instruksi2 terpisah
Ukuran kode kecil,
kecepatan rendah
Ukuran kode besar,
kecepatan (relatif) tinggi
Transistor digunakan untuk
menyimpan instruksi2
kompleks
Transistor banyak dipakai
untuk register memori

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagaimanapun juga, strategi pada RISC memberikan beberapa kelebihan. Karena masing-masing instruksi hanya membuthukan satu siklus detak untuk eksekusi, maka seluruh program (yang sudah dijelaskan sebelumnya) dapat dikerjakan setara dengan kecepatan dari eksekusi instruksi “MULT”. Secara perangkat keras, prosesor RISC tidak terlalu banyak membutuhkan transistor dibandingkan dengan CISC, sehingga menyisakan ruangan untuk register-register serbaguna (general purpose registers). Selain itu, karena semua instruksi dikerjakan dalam waktu yang sama (yaitu satu detak), maka dimungkinkan untuk melakukan pipelining.

Memisahkan instruksi “LOAD” dan “STORE” sesungguhnya mengurangi kerja yang harus dilakukan oleh prosesor. Pada CISC, setelah instruksi “MULT” dieksekusi, prosesor akan secara otomatis menghapus isi register, jika ada operan yang dibutuhkan lagi untuk operasi berikutnya, maka prosesor harus menyimpan-ulang data tersebut dari memori ke register. Sedangkan pada RISC, operan tetap berada dalam register hingga ada data lain yang disimpan ke dalam register yang bersangkutan.

 

Persamaan Unjuk-kerja (Performance)

Persamaan berikut biasa digunakan sebagai ukuran unjuk-kerja suatu komputer:

Pendekatan CISC bertujuan untuk meminimalkan jumlah instruksi per program, dengan cara mengorbankan kecepatan eksekusi sekian silus/detik. Sedangkan RISC bertolak belakang, tujuannya mengurangi jumlah siklus/detik setiap instruksi dibayar dengan bertambahnya jumlah instruksi per program.

Penghadang jalan (Roadblocks) RISC

Walaupun pemrosesan berbasis RISC memiliki beberapa kelebihan, dibutuhkan waktu kurang lebih 10 tahunan mendapatkan kedudukan di dunia komersil. Hal ini dikarenakan kurangnya dukungan perangkat lunak.

Walaupun Apple’s Power Macintosh menggunakan chip berbasis RISC dan Windows NT adalah kompatibel RISC, Windows 3.1 dan Windows 95 dirancang berdasarkan prosesor CISC. Banyak perusahaan segan untuk masuk ke dalam dunia teknologi RISC. Tanpa adanya ketertarikan komersil, pengembang prosesor RISC tidak akan mampu memproduksi chip RISC dalam jumlah besar sedemikian hingga harganya bisa kompetitif.

Kemerosotan juga disebabkan munculnya Intel, walaupun chip-chip CISC mereka semakin susah digunakan dan sulit dikembangkan, Intel memiliki sumberdaya untuk menjajagi dan melakukan berbagai macam pengembangan dan produksi prosesor-prosesor yang ampuh. Walaupun prosesor RISC lebih unggul dibanding Intel dalam beberapa area, perbedaan tersebut kurang kuat untuk mempengaruhi pembeli agar merubah teknologi yang digunakan.

 

Keunggulan RISC

Saat ini, hanya Intel x86 satu-satunya chip yang bertahan menggunakan arsitektur CISC. Hal ini terkait dengan adanya kemajuan teknologi komputer pada sektor lain. Harga RAM turun secara dramatis. Pada tahun 1977, DRAM ukuran 1MB berharga %5,000, sedangkan pada tahun 1994 harganya menjadi sekitar $6. Teknologi kompailer juga semakin canggih, dengan demikian RISC yang menggunakan RAM dan perkembangan perangkat lunak menjadi semakin banyak ditemukan.

 

Sistem Pemroses Banyak (Multiprocessor Systems)

 

Sistem Multiprocessor (parallel systems) mempunyai dua atau lebih processor dalam komunikasi tertutup, berbagi pakai computer bus, clock, memory dan peripheral device.

Tiga keuntungan utama penggunaan sistem Multiprocessor, yaitu:

a. Increased thorughput. Dengan menambah sejumlah pemroses diharapkan akan mempercepatselesainya pekerjaan

b. Economy of scale. Multiprocessors dapat menghemat biaya daripada multiple single-processorsystems, karena dapat berbagi pakai peripheral lain, media penyimpan dan power supply.

c. Increased reliability (tahan uji). Jika beberapa fungsi didistribusikan diantara beberapa pemroses,kemudian ada fungsi yang gagal tidak akan menyebabkan keseluruhan sistem mati, kemungkinanhanya menjadi lambat.

 

Ada dua tipe sistem Multiprocessor yang digunakan, yaitu:

a. Asymmetric multiprocessing, dimana tiap pemroses diberikan tugas khusus. Pemroses utama mengendalikan sistem, sedangkan pemroses lain menjalankan perintah dari pemroses utama.

b. Symmetric multiprocessing (SMP), dimana setiap pemroses melakukan semua tugas melalui sistem operasi dan semua pemroses berderajat sam



Thank’s atas penjelasannya mengenai Teknologi Ram dan Processor terkini, aku copas ya….!



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: